Kapal Selam Nuklir HMS Anson Inggris Kini dalam Jangkauan Serangan ke Iran
HMS Anson ditempatkan di perairan dalam. Namun Iran punya helikopter anti-kapal selam SH-3, yang dilengkapi dengan teknologi sonar
Penulis:
Hasiolan Eko P Gultom
Kapal Selam Nuklir HMS Anson Inggris Kini dalam Jangkauan Serangan ke Iran
Ringkasan Berita:
- HMS Anson, kapal selam nuklir milik Angkatan Laut Kerajaan Inggris, telah diposisikan ulang di Laut Arab dalam jangkauan serang Iran.
- Kapal selam kelas Astute sepanjang 97 meter ini dilengkapi dengan rudal Tomahawk dan sistem deteksi sonar canggih.
- Kapal ini akan sembunyi diam-siam dan akan menyerang Iran jika perintah datang.
TRIBUNNEWS.COM - Kapal selam HMS Anson milik Angkatan Laut Kerajaan Inggris dilaporkan telah memposisikan ulang dirinya di Laut Arab.
Pemosisian ulang lokasi kapal selam itu kini berada dalam jangkauan serangan ke Iran, menurut laporan dari The Daily Mail.
Kapal selam tersebut berlayar sejauh 5.500 mil (8851,39 kilometer) dari pangkalan angkatan laut HMAS Stirling di Perth, Australia, setelah berangkat pada 6 Maret 2026.
Baca juga: Tak Mampu Buka Selat Hormuz, Amerika Mau Kuasai Pulau Kharg Iran: Jadi Kuburan Ribuan Marinir AS?
Belum ada konfirmasi resmi dari Kementerian Pertahanan Inggris.
Laporan ini muncul setelah Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer mengizinkan Amerika Serikat (AS) untuk menggunakan pangkalan Inggris RAF Fairford dan Diego Garcia untuk serangan terhadap situs-situs Iran yang masih menguasai Selat Hormuz.
Sebelumnya, Inggris hanya mengizinkan penggunaan kedua pangkalan ini untuk tujuan pertahanan.
Menurut laporan Daily Mail, HMS Anson akan bersembunyi secara diam-diam sampai diperintahkan untuk menyerang Iran oleh Perdana Menteri dan Komandan Operasi Maritim Inggris.
Lokasi pasti kapal selam bertenaga nuklir itu masih dirahasiakan.
Apa Itu HMS Anson?
HMS Anson adalah kapal selam bertenaga nuklir kelas Astute sepanjang 97 meter dengan perkiraan biaya 1,42 miliar euro.
Kapal ini dilengkapi dengan rudal jelajah serang darat Tomahawk Block IV dengan jangkauan lebih dari 1000 mil dan torpedo berat Spearfish yang dapat menyerang target hingga jarak 14 mil.
Kapal ini beroperasi pada kedalaman 300 meter dan kecepatan 56 km/jam, tanpa pernah muncul ke permukaan untuk mengisi bahan bakar selama masa layanannya, dan mampu menghasilkan oksigen dan air minum sendiri.
Satu-satunya batasan adalah kapal ini membawa persediaan makanan selama tiga bulan untuk 98 perwira dan awak kapal.
Bisakah Iran Mendeteksi HMS Anson?
HMS Anson ditempatkan di perairan dalam.
Baca tanpa iklan