Iran Sebar Video Penghancuran Amerika: Ada Visual Vietnam, Penutup Patung Liberty Dihantam Rudal
Iran rilis video AI hantam Patung Liberty. Simbol serangan ke AS ini memicu sorotan di tengah memanasnya konflik Timur Tengah.
Penulis:
Facundo Chrysnha Pradipha
Editor:
Yurika NendriNovianingsih
Ringkasan Berita:
- Iran menayangkan video propaganda AI yang menampilkan Patung Liberty dihantam rudal sebagai simbol serangan ke AS.
- Video bertajuk One Vengeance For All disebut memuat narasi balas dendam atas konflik global.
- Kemunculannya dinilai memperkuat perang narasi di tengah memanasnya tensi geopolitik.
TRIBUNNEWS.COM - Iran kembali menjadi sorotan setelah media pemerintahnya menayangkan video propaganda berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menampilkan simbol Amerika Serikat, Patung Liberty, dihantam rudal pada adegan penutup.
Dilaporkan Newsweek, video tersebut disiarkan melalui televisi pemerintah Iran dan menampilkan rangkaian visual yang menggambarkan Amerika Serikat sebagai pihak yang bertanggung jawab atas berbagai konflik global.
Dalam laporan yang sama, video itu mengusung slogan “One Vengeance For All” atau “Satu Balas Dendam untuk Semua”.
Tayangan tersebut berisi montase perang dan tragedi kemanusiaan yang dikaitkan dengan kebijakan luar negeri Amerika Serikat, sebelum ditutup dengan adegan rudal yang menghantam Patung Liberty.
Sementara, pada bagian dari video terdapat sesi menampilkan cuplikan petani Vietnam dan bocah Hiroshima, Jepang.
Seperti diketahui, Vietnam dan Jepang memang pernah terlibat konflik sejarah dengan Amerika.
Vietnam dengan peristiwa Perang Vietnam atau Perang Indochina Kedua (1955-1975) sebagai agresi militer Amerika untuk menghentikan pengaruh domino komunisme di Asia Tenggara.
Kemudian di Jepang terkait dengan peristiwa pengeboman atom di Hiroshima (6 Agustus 1945) dan Nagasaki (9 Agustus 1945) oleh Amerika Serikat adalah serangan nuklir pertama dan satu-satunya dalam sejarah.
Peristiwa ini menewaskan lebih dari 200.000 jiwa, memaksa Jepang menyerah tanpa syarat pada 15 Agustus 1945, serta mengakhiri Perang Dunia II.
Serta beberapa cuplikan visual lain mewakili negara yang pernah berkonflik dengan Amerika, yakni seperti Yaman hingga Gaza, Palestina.
Baca juga: Pabrik Baja Iran Dibom, IRGC Ancam Ratakan Industri Afiliasi AS-Israel di Timur Tengah
Sejumlah media internasional juga menyoroti penggunaan teknologi AI dalam video tersebut sebagai bagian dari strategi propaganda modern.
Konten visual seperti ini dinilai semakin efektif dalam membentuk opini publik dan menyebarkan pesan politik secara luas di era digital.
Kemunculan video ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Dalam beberapa pekan terakhir, konflik di kawasan Timur Tengah terus memanas dengan berbagai aksi dan respons yang saling berbalas.
Meski belum ada indikasi ancaman serangan langsung yang nyata, pesan simbolik dalam video tersebut dinilai kuat, terutama karena menargetkan Patung Liberty yang selama ini dikenal sebagai ikon kebebasan dan identitas Amerika Serikat.
Baca tanpa iklan