Iran Disebut Siapkan Perang Semesta, Mati-matian Pertahankan Pulau Kharg
Iran akan mati-matian mempertahankan Pulau Kharg agar tidak jatuh ke tangan AS.
Penulis:
Febri Prasetyo
Perkuatan sistem pertahanan di Pulau Kharg ini sebagai persiapan untuk potensi operasi darat pasukan AS untuk merebut pulau tersebut.
AS dilaporkan telah mengerahkan dua unit pengintai Korps Marinir ke Timur Tengah. Mereka diperkirakan akan bergabung dengan sekitar 1.000 tentara dari Divisi Lintas Udara ke-82 dalam beberapa hari mendatang.
Laksamana Purnawirawan James Stavridis, mantan Panglima Tertinggi Sekutu NATO, mengindikasikan bahwa blokade angkatan laut terhadap Kharg dapat menjadi pilihan alternatif untuk menekan Iran tanpa benar-benar mendaratkan pasukan di pantai.
"Ini dapat dilakukan tanpa mempertaruhkan tentara kita di pantai," kata Stavridis.
Semenara itu, negara-negara sekutu AS di Teluk mendesak AS untuk tidak memperpanjang perang dengan mengerahkan pasukan darat untuk menduduki Pulau Kharg karena khawatir akan menyebabkan banyak korban jiwa.
Negara-negara itu mengkhawatirkan makin luasnya pembalasan Iran terhadap infrastruktur Teluk, dan konflik yang berkepanjangan.
Sebaliknya, negara-negara Teluk mendesak para pejabat AS tentang perlunya membongkar program rudal balistik Iran.
Baca juga: Demi Paksa Iran Buka Selat Hormuz, Trump Berencana Blokade Pulau Kharg yang Jadi Pusat Minyak
Adapun Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf pada Rabu (25/3/2026) memperingatkan "musuh" agar tidak mencoba menduduki pulau-pulau Iran mana pun.
(Tribunnews/Febri/Hasiolan)
Baca tanpa iklan