Uni Emirat Arab Gabung AS dalam Perang Lawan Iran? Mau Buka Paksa Blokade Selat Hormuz
UEA menjadi negara Teluk pertama yang secara langsung terlibat dalam konflik lawan Iran yang telah berlangsung selama sebulan terakhir.
Penulis:
Hasiolan Eko P Gultom
Uni Emirat Arab Gabung AS dalam Perang Lawan Iran? Mau Buka Paksa Blokade Selat Hormuz
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Uni Emirat Arab (UEA) dilaporkan bersedia bergabung dalam perang di Asia Barat dan sedang bersiap untuk membantu Amerika Serikat (AS) dan sekutu lainnya dalam membuka kembali Selat Hormuz secara paksa.
Langkah ini akan menjadikan UEA negara Teluk pertama yang secara langsung terlibat dalam konflik yang telah berlangsung selama sebulan terakhir.
Baca juga: Rudal Iran Guyur Israel dan Negara Arab 3 Jam Nonstop, Araqchi: Ini Baru Permulaan!
Hal ini terjadi ketika Iran terus melakukan pembalasan terhadap UEA dan negara-negara Teluk lainnya sebagai respons terhadap serangan AS dan Israel.
Wall Street Journal melaporkan, mengutip pejabat Arab, kalau UEA sedang melobi resolusi Dewan Keamanan PBB yang akan mengizinkan tindakan tersebut.
Ditambahkan, para diplomat UEA telah menyerukan kepada kekuatan militer di AS, Eropa, dan Asia untuk membentuk koalisi guna membuka selat strategis tersebut secara paksa.
Para pejabat UEA mengatakan, rezim Iran yakin kalau mereka sedang berjuang untuk mempertahankan eksistensinya dan bersedia menjatuhkan ekonomi global bersamanya dengan mencekik selat tersebut.
Baca juga: Iran Sudah Luncurkan 3 Ribu Rudal-Drone ke Negara Arab, AS Bayar Kompensasi atau Cuci Tangan?
Iran Ancam UEA
Dalam beberapa pekan terakhir, Iran telah melancarkan beberapa serangan rudal dan pesawat tak berawak ke Uni Emirat Arab.
Serangan itu termasuk hampir 50 rudal balistik, rudal jelajah, dan pesawat tak berawak pada Selasa (31/3/2026).
Teheran telah memperingatkan bahwa mereka akan menargetkan infrastruktur sipil negara Teluk mana pun yang mendukung operasi apa pun oleh AS untuk merebut wilayahnya.
Sejak perang dimulai, Iran telah mengirimkan hampir 2.500 rudal dan drone ke UEA, lebih banyak daripada negara lain mana pun, termasuk Israel.
Teheran telah menargetkan hotel, bandara, kilang minyak, dan infrastruktur lainnya di negara tersebut.
Sikap UEA ke Iran
Laporan Wall Street Journal, mengutip pejabat Teluk, menyatakan kalau posisi dan sikap negara tersebut terhadap perang kini telah berubah.
Sebelum perang dimulai, UEA memandang Iran sebagai tetangga yang sulit dengan logika di balik posisi politiknya.
Kehati-hatian ini yang membuat UEA cenderung pasif, defensif-tidak ofensif, terhadap berbagai serangan yang dilancarkan Iran ke negara tersebut.
Baca tanpa iklan