Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kampanye Anti Perang Jadi Alasan Dubes Iran Temui Jusuf Kalla, Jokowi, hingga Tokoh Islam RI

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi mengungkap alasan dibalik pertemuannya dengan Jokowi, Jusuf Kalla, hingga tokoh Islam Indonesia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Ringkasan Berita:
  • Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi mengungkap alasan dibalik pertemuannya dengan Jokowi, Jusuf Kalla, hingga tokoh Islam Indonesia.
  •  Boroujerdi menyebut pertemuannya dengan tokoh nasional Indonesia bertujuan untuk menyerukan kampanye anti-perang terhadap Iran.Terlebih di tengah situasi konflik di kawasan Timur Tengah yang kini masih memanas.
  • Boroujerdi juga ingin agar Indonesia ikut mengkampanyekan seruan anti-perang terhadap Iran tersebut.

TRIBUNNEWS.COM - Berbagai tokoh nasional Indonesia, mulai dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK), hingga tokoh Islam RI turut ditemui oleh Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi.

Menurut Boroujerdi pertemuannya dengan tokoh nasional Indonesia bertujuan untuk menyerukan kampanye anti-perang terhadap Iran.

Terlebih di tengah situasi konflik di kawasan Timur Tengah yang kini masih memanas.

Boroujerdi juga ingin agar Indonesia ikut mengkampanyekan seruan anti-perang terhadap Iran tersebut.

"Kami ingin dari mereka (Indonesia) supaya (ikut) dalam kampanye anti-perang terhadap Iran ini dapat membantu kami agar kita dapat menjadi suara yang wahid untuk melawan serangan ini," kata Boroujerdi di Pondok Labu, Jakarta Selatan, Jumat (3/4/2026), dilansir Kompas.com.

Tak hanya itu, Boroujerdi pun mengharapkan agar para ulama di Indonesia bisa ikut mendoakan Iran yang kini tengah diserang oleh Amerika Serikat dan Israel.

Rekomendasi Untuk Anda

"Doa dari para ulama untuk kemerdekaan bangsa saya yang dizalimi oleh dua negara nuklir. Harapan kami adalah doa dan seruan persatuan umat Islam dalam menghadapi musuh bersama," ungkap Boroujerdi.

Tak lupa Boroujerdi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada tokoh-tokoh nasional Indonesia yang memberikan ungkapan belasungkawa dan rasa keprihatinan mereka atas apa yang dialami Iran.

Boroujerdi juga turut membagikan informasi terkini terkait kondisi di Iran serta dugaan kejahatan perang yang dilakukan Amerika Serikat-Israel.

"Saya sebagai Duta Besar Republik Islam Iran sebagai perwakilan Iran sudah selayaknya untuk menyampaikan untuk membalasnya dengan menyampaikan rasa terima kasih."

"Di samping itu juga memberikan semacam laporan terkait peristiwa, terkait hal terakhir yang terjadi di wilayah atau di negara saya terhadap tokoh-tokoh yang sebelumnya menyampaikan belasungkawanya kepada kami," imbuhnya.

Baca juga: Dubes Iran: Umat Islam Wajib Bersatu Hadapi Amerika-Israel

Dubes Iran Temui Jokowi

DUBES IRAN TEMUI JOKOWI - Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, bertemu Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2026). Dalam pertemuan itu, Dubes Iran meminta nasihat Jokowi terkait perang Israel-AS dan dampaknya bagi rakyat Iran.
DUBES IRAN TEMUI JOKOWI - Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, bertemu Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2026). Dalam pertemuan itu, Dubes Iran meminta nasihat Jokowi terkait perang Israel-AS dan dampaknya bagi rakyat Iran. (Dok. Kedubes Iran untuk Indonesia)

Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menemui Presiden ke-7 RI Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2026).

Pertemuan ini berlangsung hangat dengan agenda membahas konflik Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat (AS).

Boroujerdi meminta nasihat kepada Jokowi yang memiliki pengalaman memimpin diplomasi Indonesia selama 10 tahun.

Ia berharap pandangan Jokowi dapat membantu Iran menghadapi dampak kemanusiaan dan ekonomi akibat perang. 

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas