Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pertama Kali Sejak Diblokade Iran, Kapal Prancis Lewati Selat Hormuz

Pertama kali sejak Selat Hormuz diblokade Iran, sebuah kapal Prancis berhasil melewati selat tanpa mendapatkan serangan apapun.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Suci BangunDS
zoom-in Pertama Kali Sejak Diblokade Iran, Kapal Prancis Lewati Selat Hormuz
Instagram @emmanuelmacron
PRESIDEN MACRON - Foto ini diambil dari Instagram Macron pada Kamis (10/4/2025), memperlihatkan Presiden Prancis Emmanuel Macron berbicara selama pertemuan dengan anggota Uni Eropa pada 4 April 2025 ketika menanggapi tarif timbal balik yang ditetapkan Trump. Pada 3 April 2026, pertama kali sejak Selat Hormuz diblokade Iran, sebuah kapal Prancis berhasil melewati selat tanpa mendapatkan serangan apapun. 

Ringkasan Berita:
  • Sebuah kapal kontainer milik CMA CGM dikabarkan berhasil melintasi Selat Hormuz, jalur maritim penting yang diblokade Iran sejak AS-Israel meluncurkan agresi di wilayahnya.
  • Iran hanya mengizinkan kapal dari negara tertentu melintas, sementara lalu lintas kapal turun drastis hingga 93 persen dan memicu ancaman krisis energi global.
  • Kemarin, 40 negara membahas upaya membuka selat tersebut, dan Prancis menolak solusi militer.

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah kapal kontainer milik grup CMA CGM Prancis dikabarkan melintasi Selat Hormuz tanpa menjadi sasaran serangan Iran.

Iran memblokade selat tersebut tak lama setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel menyerang negaranya pada 28 Februari 2026, menegaskan bahwa kapal terkait AS dan Israel yang melintasi selat itu akan menjadi target yang sah.

Selat Hormuz adalah jalur pengiriman minyak di Timur Tengah, yang berperan penting dalam pasar energi global, sehingga blokade Iran terhadap selat tersebut telah mengguncang harga minyak.

Kabar melintasnya kapal kontainer milik grup CMA CGM Prancis di Selat Hormuz merupakan pelayaran pertama yang diumumkan secara publik oleh kapal Eropa sejak Iran memblokade jalur air vital tersebut.

Kapal berbendera Malta "Cribbi" berlayar melalui selat dari barat ke timur pada Kamis sore dan melanjutkan perjalanannya di lepas pantai Oman pada hari Jumat, tanpa menyebutkan tujuannya, menurut data dari situs web "Marine Traffic", yang melacak lalu lintas maritim.

Kapal tersebut, milik perusahaan pelayaran kontainer terbesar ketiga di dunia, melewati sebelah utara Pulau Larak, dekat pantai Iran, melalui jalur maritim yang kemungkinan besar telah disepakati dengan Garda Revolusi Iran.

Rekomendasi Untuk Anda

Lloyds, perusahaan pelayaran maritim, sebelumnya menyatakan bahwa kapal-kapal yang ingin menggunakan rute ini untuk pelayaran aman melalui selat tersebut harus membayar biaya kepada Iran.

Presiden Prancis Tolak Pakai Kekuatan Militer untuk Buka Selat Hormuz

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan, Prancis sedang merencanakan operasi damai dengan negara-negara lain untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengawal kapal tanker minyak dan kapal kargo.

"Tidak mungkin menyelesaikan masalah yang disebabkan oleh Iran melalui pengeboman," kata Macron pada hari Jumat (3/4/2026), menurut saluran Prancis BFM.

Baca juga: Dua Target Berikutnya Donald Trump di Iran

Pada Kamis kemarin, Macron mengatakan operasi militer untuk membuka selat itu tidak realistis karena akan memakan waktu sangat lama dan akan membuat setiap orang yang menyeberangi selat tersebut rentan terhadap ancaman.

Dewan Keamanan PBB menunda pemungutan suara yang dijadwalkan pada hari Jumat mengenai rancangan resolusi yang diajukan oleh Bahrain yang mengizinkan penggunaan kekuatan pertahanan untuk melindungi navigasi di Selat.

Sementara The New York Times mengutip seorang diplomat dan seorang pejabat PBB yang mengatakan Rusia, China, dan Prancis secara efektif menggagalkan upaya negara-negara Arab untuk mendesak Dewan Keamanan agar mengizinkan tindakan militer terhadap Iran untuk membuka kembali Selat.

Ketiga negara tersebut dikabarkan menyatakan penentangan mereka terhadap formula apa pun yang mengizinkan penggunaan kekuatan.

Iran Izinkan Sejumlah Negara Lewati Selat Hormuz

China mengonfirmasi awal pekan ini bahwa tiga kapal kontainer telah melintasi Selat Hormuz.

Sementara Malaysia mengonfirmasi Iran telah mengizinkan kapal tanker minyaknya melewati selat tersebut tanpa membayar biaya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas