Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Harga 2 Pesawat Tempur AS yang Ditembak Iran, Jet F-15E Strike Eagle dan A-10 Thunderbolt II

Pejabat AS mengonfirmasi satu awak pesawat F-15E Strike Eagle berhasil diselamatkan dan satu lainnya masih dalam tahap pencarian.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Hasanudin Aco
zoom-in Harga 2 Pesawat Tempur AS yang Ditembak Iran, Jet F-15E Strike Eagle dan A-10 Thunderbolt II
Tribunnews.com/Kolase Foto Angkatan Udara AS
DITEMBAK JATUH - Dua pesawat tempur AS yang ditembak Iran kemarin, Jet F-15E Strike Eagle (atas) dan A-10 Thunderbolt II (bawah). 

Mengapa A-10 dianggap hemat biaya?

  • Desainnya sederhana dan berfokus pada keandalan serta kemudahan perawatan.
  • Mesin kembar TF34-nya telah terbukti andal dan relatif murah untuk dirawat.
  • Pesawat ini dirancang kokoh dan tahan lama sehingga membutuhkan perawatan yang lebih sedikit seiring waktu.
  • Banyak pesawat A-10 telah digunakan selama lebih dari 40 tahun, yang membuat biaya operasionalnya tersebar dalam jangka waktu yang lama.

Harga Jet Tempur F-15E Strike Eagle

Wall Street Journal mengutip lembar fakta Angkatan Udara AS  melaporkan jet tempur F-15E Strike Eagle harganya sekitar $31,1 juta (Rp528 miliar).

Namun model pesawat yang lebih baru harganya mendekati $100 juta (Rp 1,6 triliun). 

Biaya operasional untuk jet ini diperkirakan antara $18.800 dan $27.000 per (Rp 458 juta) per jam terbang.

Kelebihan Jet Tempur F-15E Strike Eagle

Dikutip dari situs Militer Angkatan Udara AS, F-15E Strike Eagle  diperkenalkan pada tahun 1980-an dan dirancang untuk melakukan misi udara-ke-udara dan udara-ke-darat.

Serangkaian sistem avionik dan elektronik memberi F-15E kemampuan untuk bertempur di ketinggian rendah, siang atau malam, dan dalam segala cuaca.

Pesawat ini menggunakan dua awak, seorang pilot dan seorang petugas sistem senjata.

Rekomendasi Untuk Anda

Pesawat ini memiliki kemampuan untuk bertempur menuju target dari jarak jauh, menghancurkan posisi darat musuh, dan bertempur untuk keluar dari medan pertempuran.

Sistem radar APG-70 memungkinkan awak pesawat untuk mendeteksi target darat dari jarak jauh.

Salah satu fitur sistem ini adalah setelah melakukan penyisiran area target, awak pesawat membekukan peta udara-ke-darat kemudian kembali ke mode udara-ke-udara untuk membersihkan area dari ancaman udara.

Untuk misi udara-ke-darat, F-15E dapat membawa sebagian besar senjata dalam inventaris Angkatan Udara.

Pesawat ini juga dapat dipersenjatai dengan rudal udara-ke-udara jarak menengah canggih AIM-9M Sidewinder atau AIM-120, atau AMRAAM untuk peran udara-ke-udara. 

Model "E" juga memiliki senapan 20mm yang terpasang di dalam badan pesawat yang dapat membawa hingga 500 butir amunisi.

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas