AS Mulai Blokade Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini, Teheran Siapkan Respons Keras
AS umumkan blokade pelabuhan Iran mulai Senin, Iran siapkan respons keras, pasar energi global langsung terguncang.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Bobby Wiratama
Teheran juga menegaskan tetap menguasai Selat Hormuz sebagai jalur strategis energi global.
Ketua parlemen Iran memperingatkan, “jika kalian melawan, kami akan melawan.”
Dampak Langsung ke Pasar Energi
Pengumuman blokade langsung memicu reaksi pasar energi global.
Harga minyak mentah AS melonjak sekitar 8 persen hingga mencapai lebih dari 104 dolar per barel.
Sementara itu, minyak Brent sebagai acuan internasional naik sekitar 7 persen ke level 102 dolar per barel.
Kenaikan ini mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan energi.
Selat Hormuz diketahui menjadi jalur distribusi sekitar 20 persen minyak dunia.
Gangguan di jalur ini berpotensi berdampak luas terhadap ekonomi global.
Lalu Lintas Maritim Masih Terbatas
Meski gencatan senjata telah diumumkan sebelumnya, lalu lintas kapal di Selat Hormuz masih belum pulih.
Baca juga: Rekaman Iran Ungkap Peringatan ke Kapal AS di Hormuz, Washington Bantah Mundur
Data pelayaran menunjukkan hanya puluhan kapal yang melintas sejak kesepakatan berlaku.
Jumlah tersebut jauh di bawah kondisi normal sebelum konflik pecah.
Iran tetap mengoperasikan kapal domestiknya dan membuka jalur terbatas bagi kapal asing.
Namun, ketidakpastian keamanan membuat banyak perusahaan pelayaran menunda operasi.
Negosiasi Gagal, Risiko Eskalasi Terbuka
Gagalnya perundingan di Islamabad menjadi pemicu utama meningkatnya tekanan militer.
Pejabat Iran menuduh Amerika Serikat mengubah “aturan main” ketika kesepakatan hampir tercapai.
Baca tanpa iklan