Petronas Pastikan Stok BBM di Malaysia Aman hingga Juni 2026
Dalam pernyataan resminya pada hari Rabu ini (15/4/2026), Petronas menyatakan terus mengelola rantai pasokannya secara aktif.
Penulis:
Bobby W
Editor:
Yurika NendriNovianingsih
Ringkasan Berita:
- Petronas memastikan pasokan BBM nasional Malaysia aman hingga akhir Juni 2026, memperpanjang proyeksi sebelumnya di tengah krisis energi global akibat konflik Asia Barat.
- Petronas menyuplai sekitar 50 persen kebutuhan bahan bakar Malaysia melalui Petronas Dagangan Bhd, sementara sisanya didistribusikan oleh perusahaan minyak lain
- Pemerintah Malaysia mengimbau warga untuk membeli BBM secara bijak sesuai kebutuhan dan menghindari aksi panic buying atau penimbunan guna jaga aksesibilitas bagi semua pihak
TRIBUNNEWS.COM - Petroliam Nasional Bhd (Petronas) memberikan jaminan bahwa pasokan bahan bakar minyak (BBM) di seluruh jaringan stasiun pengisian di seluruh penjuru Malaysia telah diamankan setidaknya hingga akhir Juni 2026.
Kepastian ini merupakan perpanjangan dari proyeksi sebelumnya yang hanya menargetkan ketersediaan stok hingga akhir Mei 2026.
Dalam pernyataan resminya pada hari Rabu ini (15/4/2026), Petronas menyatakan terus mengelola rantai pasokannya secara aktif.
Langkah ini diambil guna memastikan stok tetap mencukupi di seluruh jaringan SPBU di tengah krisis energi global yang dipicu oleh konflik yang sedang berlangsung di Asia Barat.
Petronas menjelaskan pembagian distribusi energi di Negeri Jiran tersebut melalui anak usahanya.
"Petronas menyuplai sekitar 50 persen kebutuhan bahan bakar negara melalui anak perusahaannya yang terdaftar di bursa, Petronas Dagangan Bhd."
"Sisanya disokong oleh perusahaan minyak lain yang beroperasi di Malaysia," ungkap pihak manajemen Petronas.
Masyarakat Malaysia Dihimbau Tetap Berhemat
Perusahaan minyak nasional tersebut menegaskan kembali komitmennya untuk menjamin pasokan bahan bakar yang stabil dan dapat diandalkan bagi seluruh rakyat Malaysia.
Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk bijak dalam mengonsumsi energi di tengah ketidakpastian pasar global.
Baca juga: Cegah Selundupan, Malaysia Awasi Ketat Penjualan BBM Dekat Batas Indonesia
"Masyarakat diimbau untuk membeli bahan bakar secara bertanggung jawab sesuai dengan kebutuhan sehari-hari dan menghindari tindakan menimbun atau pembelian panik (panic buying)," tulis pernyataan tersebut.
Pihak Petronas menambahkan bahwa penggunaan yang bertanggung jawab akan sangat membantu menjamin aksesibilitas bagi semua pihak.
Sebelumnya pada 1 April, Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim menyatakan bahwa Petronas tengah membantu pemerintah dalam menyediakan pasokan minyak dan gas yang cukup, setidaknya hingga Mei mendatang.
Dukungan penuh Petronas ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga dan ketersediaan energi domestik di masa mendatang.
Malaysia Perketat Penjualan BBM di Perbatasan Indonesia
Di tengah upaya menjaga stabilitas pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional, pemerintah Malaysia secara resmi memperketat pengawasan penjualan energi di wilayah perbatasan dengan Indonesia.
Baca tanpa iklan