Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

NATO Gaspol! Belanda Gelontorkan Rp4,7 T Drone ke Ukraina, Rusia Bereaksi Keras

NATO gaspol bantu Ukraina, Belanda kucurkan Rp4,7 triliun drone tempur, Rusia bereaksi keras dan ancam eskalasi konflik lebih luas.

Tribun X Baca tanpa iklan

TRIBUNNEWS.COM - Perang Rusia–Ukraina memasuki hari ke-1.513 pada Kamis (16/4/2026).

Laporan terbaru menyebut Belanda menggelontorkan dana 248 juta euro atau sekitar Rp4,7 triliun untuk produksi drone Ukraina.

Rusia langsung bereaksi keras dan memperingatkan Eropa soal eskalasi perang.

Invasi Rusia ke Ukraina berawal dari serangan besar pada 24 Februari 2022 atas perintah Presiden Vladimir Putin, setelah ketegangan yang telah meningkat sejak aneksasi Krimea pada 2014 dan konflik di Donbas.

Situasi semakin kompleks ketika Ukraina memperkuat orientasi ke Barat, termasuk NATO dan Uni Eropa, yang dianggap Rusia sebagai ancaman strategis.

Sementara itu, negara-negara Barat seperti Amerika Serikat terus menjatuhkan sanksi ekonomi kepada Rusia sekaligus mengalirkan dukungan militer untuk Kyiv.

Hingga kini, perang belum menunjukkan tanda berakhir karena sengketa wilayah dan kepentingan geopolitik kedua pihak masih buntu.

Rekomendasi Untuk Anda

Selengkapnya, berikut ini rangkuman peristiwa yang terjadi dalam perang Rusia-Ukraina hari ke-1.513, Kamis (16/4/2026):

NATO Gaspol, Belanda Kucurkan Rp4,7 T untuk Drone Ukraina

Baca juga: Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.512, AS Cabut Kelonggaran Sanksi Minyak Rusia

Belanda resmi menggelontorkan dana 248 juta euro atau sekitar Rp4,7 triliun untuk memproduksi drone tempur bagi Ukraina.

Menteri Pertahanan Belanda Dilan Yesilgoz-Zegerius menegaskan drone kini menjadi senjata kunci di medan perang modern.

“Drone memainkan peran penting dan Ukraina menggunakannya dengan sangat efektif untuk menahan serangan Rusia,” ujarnya.

Produksi drone akan dilakukan bersama di Belanda dan Ukraina untuk mempercepat distribusi ke garis depan.

Sekjen NATO Mark Rutte memastikan dukungan ke Kyiv tidak akan melemah meski perhatian dunia terpecah.

Ia juga mendesak negara-negara sekutu meningkatkan bantuan di tengah tekanan perang yang kian meluas.

Rusia Beri Sinyal Keras, Eropa Diperingatkan Jangan ‘Main Api’

Kementerian Pertahanan Rusia langsung merespons rencana peningkatan drone dengan peringatan keras.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas