Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Perpecahan di Pentagon Soal Ukraina, Cerminkan Pergeseran Strategi Militer AS

Perang Ukraina memicu perpecahan di Pentagon. Kebijakan AS dinilai tak lagi solid, memengaruhi arah militer dan relasi global.

Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Perbedaan tajam muncul di internal Pentagon terkait dukungan terhadap Ukraina dan arah kebijakan militer AS.
  • Sejumlah pejabat mendorong pengurangan bantuan, sementara militer tetap melihat Ukraina sebagai mitra strategis.
  • Situasi ini mencerminkan pergeseran besar strategi pertahanan AS dan hubungan dengan sekutu global.

TRIBUNNEWS.COM — Perbedaan pandangan yang semakin tajam di internal Pentagon terkait perang Ukraina menandai perubahan signifikan dalam arah kebijakan pertahanan Amerika Serikat.

Ketidaksepahaman ini tidak hanya mencerminkan dinamika politik dalam pemerintahan, tetapi juga memperlihatkan pergeseran strategi militer global Washington di tengah konflik yang belum menunjukkan tanda berakhir.

Laporan media pertahanan Defence24 menyebutkan adanya divergensi pandangan di kalangan pejabat tinggi AS mengenai peran Ukraina dalam strategi militer Amerika.

Perbedaan paling mencolok terlihat dari pernyataan pejabat tinggi pemerintahan.

Wakil Presiden AS, J.D. Vance, secara terbuka menyatakan kebanggaannya atas keputusan menghentikan dukungan finansial untuk Ukraina.

Dalam sebuah forum politik, Vance menyebut langkah tersebut sebagai salah satu pencapaian penting pemerintah saat ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, hanya beberapa jam setelah itu, pandangan berbeda datang dari Menteri Angkatan Darat AS, Dan Driscoll.

Dalam sidang di Kongres, ia justru menegaskan dukungan kuat terhadap Ukraina.

Ia menyatakan militer AS telah berdiri bersama Ukraina sejak awal perang, serta menyoroti kemampuan adaptasi militer Ukraina.

“Mereka melakukan pekerjaan luar biasa dalam inovasi. Kami belajar banyak dari mereka,” ujarnya.

Perbedaan ini mencerminkan tarik-menarik antara kepentingan politik dan perspektif militer profesional di Washington.

Baca juga: NATO Gaspol! Belanda Gelontorkan Rp4,7 T Drone ke Ukraina, Rusia Bereaksi Keras

Dampak pada Struktur Militer dan Kepemimpinan

Ketegangan internal juga tercermin dalam dinamika kepemimpinan militer.

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, sebelumnya mengambil langkah kontroversial dengan mencopot Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Randy George.

Langkah tersebut menuai respons beragam, termasuk dari Driscoll yang menyatakan “sangat menghormati” sosok George meski mengakui keputusan akhir berada di tangan otoritas sipil.

Situasi ini menunjukkan adanya friksi tidak hanya dalam kebijakan luar negeri, tetapi juga dalam struktur internal militer AS.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas