Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Trump Siap Bertemu Pemimpin Iran: Penghentian Program Nuklir Adalah Harga Mati

Trump menekankan kalau syarat penghentian program nuklir Iran merupakan inti dari setiap negosiasi di masa mendatang antara kedua belah pihak.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Trump Siap Bertemu Pemimpin Iran: Penghentian Program Nuklir Adalah Harga Mati
Tangkapan Layar YouTube Al Jazeera
Peta Fasilitas Nuklir Iran. 

Trump Siap Bertemu Pemimpin Iran: Penghentian Program Nuklir Adalah Harga Mati

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump pada Senin (20/4/2026) menegaskan kalau penghentian program senjata nuklir Iran adalah syarat yang tidak dapat dinegosiasikan dalam perundingan untuk penghentian perang.

Trump menekankan kalau syarat ini merupakan inti dari setiap pembicaraan di masa mendatang antara kedua belah pihak.

Baca juga: Data Tunjukkan Iran Masih Kuat Lawan AS, Masoud Pezeshkian: Memang Siapa Trump? Ngatur-ngatur!

New York Post mengutip pernyataan Trump yang mengatakan kalau ia siap bertemu dengan para pemimpin senior Iran jika terjadi terobosan dalam negosiasi.

Trump juga menyatakan harapannya agar kedua pihak tidak menggunakan "permainan" selama tahap sensitif ini.

Dia menambahkan kalau delegasi negosiasi AS, termasuk tokoh-tokoh terkemuka, seperti wakilnya JD Vance, utusan khusus Wittkopf, dan Kushner, sedang dalam perjalanan ke Islamabad dan diperkirakan akan tiba dalam beberapa jam.

Trump mengindikasikan, pembicaraan mendatang dengan Iran akan fokus terutama pada program nuklirnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Trump juga menekankan kalau negaranya menganggap pencegahan terhadap Teheran untuk memperoleh jenis senjata ini sebagai prioritas yang tidak dapat dinegosiasikan.

PERANG IRAN - Tangkap layar video yang diunggah CENTCOM memperlihatkan kapal perusak berpeluru kendali USS Spruance (DDG 111) mencegat M/V Touska milik Iran, 19 April 2026. Marinir AS kemudian menaiki dan menyita kapal tersebut. (X CENTCOM)
PERANG IRAN - Tangkap layar video yang diunggah CENTCOM memperlihatkan kapal perusak berpeluru kendali USS Spruance (DDG 111) mencegat M/V Touska milik Iran, 19 April 2026. Marinir AS kemudian menaiki dan menyita kapal tersebut. (X CENTCOM) (CENTCOM)

Mau Longgarkan Blokade Laut

Di sisi lain, Trump dilaporkan akan mempertimbangkan untuk melonggarkan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, sebagai bentuk itikad mengakhiri perang.

Hal itu disampaikan Trump ke Kepala Angkatan Darat Pakistan, Asim Munir dalam sebuah panggilan telepon, menurut sebuah sumber keamanan Pakistan, Senin.

"Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada Munir kalau dia akan mempertimbangkan saran Munir soal pengenduran blokade pelabuhan Iran untuk pembicaraan guna mengakhiri perang dengan Teheran," kata laporan yang dilansir khaberni.

Laporan ini muncul setelah pihak AS pada Senin pagi menyatakan kalau mereka telah menembaki dan menyita sebuah kapal kargo Iran setelah kapal tersebut mencoba menerobos blokade laut ke pelabuhan Iran

Militer Iran mengatakan kapal itu datang dari China dan bersumpah akan membalas apa yang mereka sebut sebagai "pembajakan bersenjata oleh militer AS"

"Insiden ini membuat kekhawatiran kalau gencatan senjata antara Washington dan Teheran runtuh, setelah Amerika Serikat mengumumkan telah menyita sebuah kapal kargo Iran yang mencoba menerobos blokade yang diberlakukan di pelabuhan-pelabuhan Iran, yang mendorong Iran untuk bersumpah akan membalas," tulis laporan media.

Upaya untuk mencapai perdamaian yang lebih langgeng di kawasan itu tampaknya berada di landasan yang goyah, karena Iran mengumumkan akan mengirim delegasi ke Islamabad untuk melakukan pembicaraan jika ada sinyal positif dari Amerika Serikat.

Penembakan dan penyitaan kapal berentitas Iran ini dianggap Teheran bukan menjadi sinyal positif di mana AS tetap mempertahankan blokade lautnya.

 

(oln/khbrn/*)

 

 
 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas