Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Putin: Tidak Ada Provokasi Iran yang Membenarkan Serangan AS

Vladimir Putin menegaskan bahwa ia tidak melihat adanya tindakan Iran yang dapat membenarkan serangan Amerika Serikat terhadap negara tersebut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Putin: Tidak Ada Provokasi Iran yang Membenarkan Serangan AS
Tribunnews.com/Generated by AI/Grok
ILUSTRASI - Ilustrasi bendera Amerika Serikat dan Iran yang dibuat menggunakan Grok AI. Vladimir Putin menegaskan bahwa ia tidak melihat adanya tindakan Iran yang dapat membenarkan serangan Amerika Serikat terhadap negara tersebut. 

Ringkasan Berita:
  • Putin menyatakan tidak melihat provokasi dari Iran yang dapat membenarkan serangan AS dan mendukung upaya menuju perdamaian jangka panjang.
  • Rusia tetap membuka opsi ekspor uranium yang diperkaya dari Iran serta menjalin komunikasi dengan AS, Iran, dan Israel terkait isu nuklir.
  • Putin menilai Iran berhasil menjaga stabilitas internal meski menghadapi konflik, serta menepis anggapan bahwa negara itu akan mengalami keruntuhan dari dalam.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa ia tidak melihat adanya tindakan dari Iran yang dapat dijadikan alasan untuk membenarkan serangan Amerika Serikat (AS) terhadap negara tersebut.

Pernyataan itu disampaikan dalam sesi pleno Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg saat menjawab pertanyaan mengenai konflik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran.

"Saya tidak melihat adanya provokasi dari pihak Iran," kata Putin, mengutip Al Mayadeen, Sabtu (6/6/2026).

Ia juga mengungkapkan keprihatinan Rusia terhadap memburuknya hubungan antarnegara di Asia Barat akibat perang yang melibatkan AS dan Israel di Iran.

Menurut Putin, keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menghentikan permusuhan merupakan langkah yang tepat.

"Ini adalah satu-satunya keputusan yang tepat. Kami sangat berharap bahwa gencatan senjata yang saat ini berlaku akan mengarah pada perdamaian jangka panjang," ujar Putin lagi.

Baca juga: Setelah Ajakan Bertemu Ditolak Putin, Zelensky Tuduh Rusia Ogah Hentikan Perang: Kecewa

Rekomendasi Untuk Anda

Putin menambahkan bahwa Rusia siap bekerja sama dengan seluruh pihak yang terlibat guna mempercepat tercapainya penyelesaian damai.

Terkait isu nuklir Iran, Putin menegaskan bahwa usulan Rusia untuk mengekspor uranium yang diperkaya dari Iran masih tetap berada di atas meja perundingan.

"Usulan kami tetap dipertimbangkan, kami tidak memaksakan apa pun."

"Jika pihak-pihak yang terlibat dalam perang sampai pada kesimpulan bahwa ini adalah saran yang baik, silakan, jika tidak, kami hanya akan memantau situasinya," lanjutnya.

Menurut Putin, Rusia saat ini terus menjalin kontak dengan AS, Iran, dan Israel terkait persoalan uranium yang diperkaya Iran.

Ia juga menegaskan bahwa Moskow tidak memiliki bukti bahwa Teheran sedang berupaya mengembangkan senjata nuklir.

Meski mengakui bahwa Israel memiliki kekhawatiran mengenai hal tersebut.

Putin menegaskan bahwa Iran memiliki hak untuk mengembangkan program nuklir untuk tujuan damai dan bahwa Rusia terus bekerja sama dengan Teheran dalam bidang tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Putin membantah adanya pasokan senjata Rusia ke Iran.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas