Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kapal Transit di Terusan Panama Makin Ramai Imbas Konflik Timur Tengah, Tarif Transit Capai Rp 6 M

Ketegangan geopolitik dan blokade jalur strategis global mendorong lonjakan biaya dan permintaan transit di Terusan Panama

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Kapal Transit di Terusan Panama Makin Ramai Imbas Konflik Timur Tengah, Tarif Transit Capai Rp 6 M
Google
TERUSAN PANAMA. Perang Iran mencekik Selat Hormuz dan mengganggu arus energi dunia. Trafik Terusan Panama meningkat di tengah lonjakan biaya logistik. Ketegangan geopolitik dan blokade jalur strategis global mendorong lonjakan biaya dan permintaan transit di Terusan Panama 

 

Ringkasan Berita:
  • Biaya lelang transit melonjak dari sekitar US$140.000 menjadi US$385.000 akibat konflik Timur Tengah.
  • Permintaan meningkat karena perubahan rute pelayaran global setelah blokade Selat Hormuz.
  • Volume transit naik, dengan lebih dari 6.200 kapal melintas dalam enam bulan terakhir.

TRIBUNNEWS.COM - Biaya transit di Terusan Panama mengalami lonjakan signifikan sejak pecahnya konflik di Timur Tengah dan blokade Selat Hormuz.

Otoritas kanal mengungkapkan bahwa perubahan rute pelayaran global akibat perang yang dimulai pada 28 Februari oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran telah meningkatkan permintaan terhadap jalur vital tersebut.

Victor Vial, wakil presiden keuangan kanal, menyebutkan bahwa sebelum konflik, harga rata-rata lelang transit berada di kisaran US$135.000 hingga US$140.000.

Namun, selama Maret dan April, angka tersebut melonjak tajam.

Bahkan hingga mencapai sekitar US$385.000, mengutip Anadolu Agency, Jumat (24/4/2026).

Administrator kanal, Ricaurte Vasquez Morales, menyatakan bahwa pemerintah Panama terus meningkatkan upaya untuk menjaga keberlanjutan operasional di tengah lonjakan permintaan.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menegaskan bahwa kanal tetap terbuka dan andal.

Baca juga: Iran Kantongi Pendapatan Perdana dari Tol Selat Hormuz, Klaim AS soal Kerugian Dipertanyakan

Hal ini didukung oleh kondisi permukaan air yang optimal untuk menampung peningkatan volume lalu lintas.

Data menunjukkan bahwa dari Oktober 2025 hingga Maret 2026, terdapat 6.288 transit kapal.

Dari data ini transit kapal naik 224 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Total muatan yang melintas mencapai 254 juta ton PC/UMS.

Dalam beberapa bulan terakhir, lalu lintas relatif stabil dengan rata-rata 34 hingga 37 kapal per hari.

Bahkan sempat melampaui 40 transit pada hari-hari puncak.

Untuk kapal yang tidak melakukan reservasi sebelumnya, otoritas kanal menyediakan opsi seperti pemesanan menit terakhir dan sistem lelang, dengan tiga hingga lima slot ditawarkan setiap hari.

(*)

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas