Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mengapa AS Melancarkan Serangan ke Pulau Qeshm di Selat Hormuz?

AS menyerang kapal tanker dan fasilitas militer Iran di Pulau Qeshm, sementara Iran membalas ke target yang terkait dengan AS

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Ringkasan Berita:
  • AS menyerang kapal tanker dan fasilitas militer Iran di Pulau Qeshm, sementara Iran membalas dengan serangan rudal dan drone ke target yang terkait dengan AS di kawasan Teluk.
  • Pulau Qeshm memiliki posisi strategis di dekat Selat Hormuz dan menjadi pusat operasi penting bagi militer Iran dalam mengawasi jalur pelayaran internasional.
  • Menurut pakar Timur Tengah Alan Eyre, berakhirnya konflik AS-Iran belum tentu membawa perdamaian

TRIBUNNEWS.COM - Amerika Serikat (AS) dan Iran melancarkan serangan baru di tengah terhentinya perundingan gencatan senjata.

Dilansir Guardian, militer AS mengatakan telah menyerang kapal tanker dan sejumlah lokasi di Pulau Qeshm, Iran.

Pasukan AS menembakkan rudal Hellfire untuk melumpuhkan sebuah kapal tanker yang mencoba menerobos blokade Amerika di Selat Hormuz pada Selasa (2/6/2026).

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan telah menyerang markas Armada Kelima AS di Bahrain menggunakan rudal dan drone sebagai tanggapan atas serangan di Pulau Qeshm.

Baku tembak terbaru ini dimulai ketika Komando Pusat AS (Centcom) menargetkan sebuah kapal tanker tanpa muatan, M/T Lexie berbendera Botswana, pada hari yang sama.

Centcom mengatakan pesawatnya menembakkan rudal untuk melumpuhkan mesin kapal tanker tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Kapal itu melintasi perairan internasional menuju Pulau Kharg, Iran, di utara Selat Hormuz dekat Kuwait, setelah awak kapal mengabaikan peringatan berulang kali selama 24 jam.

Tak lama kemudian, militer Kuwait mengatakan pertahanan udaranya mencegat serangan rudal dan drone.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati atau menyentuh puing-puing, pecahan peluru, maupun benda tak dikenal yang mungkin berasal dari pencegatan target udara musuh.

Sirene peringatan juga berbunyi di Bahrain.

Baca juga: Iran Gempur Aset Militer AS di Kuwait-Bahrain, Penerbangan Lumpuh, Sejumlah Orang Terluka

Centcom mengatakan dua rudal Iran yang ditembakkan ke Kuwait gagal mencapai sasaran atau hancur di tengah jalan.

Sementara itu, tiga rudal yang menargetkan Bahrain berhasil dicegat oleh AS dan Bahrain.

Pasukan Amerika juga melakukan serangan terhadap stasiun kontrol darat militer Iran di Pulau Qeshm.

Pernyataan IRGC

Menurut Press TV, IRGC mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa serangan terhadap Kuwait dan Bahrain merupakan tanggapan atas penembakan rudal AS ke ruang mesin kapal tanker minyak Iran di dekat Selat Hormuz.

Dalam pernyataan tersebut disebutkan, "Larut malam kemarin, militer AS yang agresif menyerang sebuah kapal tanker minyak Iran dengan proyektil udara di sekitar Selat Hormuz, menyebabkan kerusakan pada ruang mesin kapal."

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas