Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.522, 386 Tawanan Perang Dibebaskan

Rusia dan Ukraina melakukan pertukaran 193 tawanan perang pada hari Jumat setelah menyepakati pertukaran ke-73.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.522, 386 Tawanan Perang Dibebaskan
Website Presiden Ukraina
TAWANAN PERANG DIBEBASKAN - Foto diambil dari laman Presiden Ukraina, Sabtu (25/4/2026), memperlihatkan 193 tawanan perang Ukraina yang dibebaskan Rusia pada hari Jumat (24/4/2026) setelah menyepakati pertukaran ke-73 dengan Ukraina. Ukraina juga membebaskan 193 tawanan Rusia pada pertukaran itu. 

Mereka yang dibebaskan akan menjalani pemeriksaan medis lengkap, menerima bantuan rehabilitasi fisik dan psikologis, yang semuanya ditanggung oleh pemerintah Ukraina, seperti diberitakan Suspilne.

Berita Terbaru Perang Rusia dan Ukraina

Perang antara Rusia dan Ukraina secara resmi memasuki fase perang terbuka pada 24 Februari 2022, saat Moskow melancarkan invasi militer berskala besar. Meski demikian, akar ketegangan kedua negara telah terbentuk sejak runtuhnya Uni Soviet yang diikuti dengan kemerdekaan Ukraina.

Dalam beberapa tahun terakhir, Kiev mempererat hubungan dengan negara-negara Barat, termasuk Uni Eropa dan Amerika Serikat. Langkah ini dipandang Rusia sebagai ancaman terhadap kepentingan strategisnya di kawasan Eropa Timur.

Situasi semakin memanas pasca Revolusi Maidan pada 2014 yang menggulingkan pemerintahan pro-Rusia. Pada tahun yang sama, Rusia mencaplok wilayah Krimea dan konflik bersenjata pecah di kawasan Donbas antara pasukan Ukraina dan kelompok separatis yang didukung Moskow.

Upaya damai melalui jalur diplomasi yang dimediasi Prancis sempat dilakukan, namun gagal mencapai kesepakatan permanen. Memasuki 2022, Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan operasi militer dengan alasan melindungi warga berbahasa Rusia serta menahan ekspansi NATO, yang kemudian memicu kecaman internasional.

Sebagai respons, negara-negara Barat menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Rusia dan meningkatkan dukungan bagi Ukraina, baik dalam bentuk bantuan militer maupun finansial. Hingga kini, konflik masih berlangsung tanpa tanda-tanda mereda.

Di tengah situasi tersebut, upaya mediasi oleh Amerika Serikat menghadapi hambatan setelah meningkatnya ketegangan dengan Iran, termasuk keterlibatan bersama Israel dalam aksi militer terhadap Iran pada akhir Februari. Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah ini turut memengaruhi dinamika diplomasi Rusia-Ukraina.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam perkembangan terbaru, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mendesak Washington untuk tetap melanjutkan upaya perundingan. Kiev juga meminta Turki untuk kembali memfasilitasi dialog, sementara Kremlin menegaskan bahwa pertemuan antara Putin dan Zelenskyy hanya akan berlangsung jika tercapai kesepakatan untuk mengakhiri perang.

Berikut ini perkembangan perang Rusia dan Ukraina yang dirangkum dari berbagai sumber:

  • Zelenskyy Kunjungi Azerbaijan

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy tiba di Azerbaijan pada hari Jumat untuk melakukan pembicaraan tentang “keamanan dan energi”, menurut pernyataan seorang pejabat senior Ukraina kepada AFP.

Kyiv dan Baku menikmati hubungan yang hangat, dengan Azerbaijan berulang kali menyatakan dukungan untuk integritas teritorial Ukraina dan mengirimkan bantuan kemanusiaan sejak invasi Rusia pada tahun 2022.

Hubungan antara Moskow dan Baku memburuk selama setahun terakhir, setelah sebuah pesawat penumpang Azerbaijan secara keliru terkena rudal anti-pesawat Rusia pada tahun 2024, menewaskan 38 orang.

  • Sebelumnya, Zelenskyy Kunjungi Arab Saudi

Kunjungan ke Azerbaijan menyusul kunjungan sebelumnya ke Arab Saudi, di mana Zelenskyy bertemu dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Zelenskyy mengunjungi Arab Saudi sebagai bagian dari upaya untuk berbagi keahlian drone Kyiv dengan negara-negara Teluk yang terdampak perang di Iran.

Zelenskyy mengatakan Ukraina secara aktif mengembangkan pengaturan keamanan strategisnya di tiga bidang utama, termasuk ekspor keahlian militer Ukraina dan kemampuan pertahanan udara, kerja sama energi untuk membantu Ukraina, dan ketahanan pangan.

  • Zelenskyy: Pengiriman Senjata AS ke Ukraina Belum Berhenti

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas