Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

5 Populer Internasional: Menlu Iran Datang ke Islamabad - Persenjataan AS Kian Menipis

Rangkuman berita populer internasional, di antaranya Menlu Iran Abbas Araghchi tiba di Islamabad tetapi menolak bertemu langsung dengan Amerika.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Suci BangunDS

Sekarang saat gencatan senjata AS-Iran berlangsung, angka-angka  biaya perang tersebut mulai terungkap ke publik. 

Dan angka-angka tersebut sangat mengkhawatirkan jika Anda adalah seorang perencana pertahanan yang tahu seluk-beluk anggaran perang atau jika Anda adalah seseorang yang khawatir tentang bagaimana perang menggerogoti uang negara.

Berapa biaya perang yang dikeluarkan AS?

AS menghabiskan sekitar 1.100 rudal Joint Air-to-Surface Standoff Missile-Extended Range (JASSM-ER) selama konflik tersebut, dengan harga sekitar $1,1 juta per unit (Rp 18 miliar).

Itu menurut perkiraan internal Departemen Pertahanan AS (Pentagon) dan pejabat kongres seperti yang dilaporkan  New York Times/NYT.

Ini adalah rudal jelajah siluman jarak jauh dengan jangkauan lebih dari 600 mil atau lebih dari 960 km, yang dirancang khusus untuk menembus target yang diperkuat di luar jangkauan pertahanan udara musuh.

Menurut perkiraan internal Pentagon, hanya sekitar 1.500 rudal jenis itu yang tersisa saat ini.

Selain itu lebih dari 1.000 rudal jelajah Tomahawk ditembakkan menyerang Iran atau kira-kira 10 kali lipat jumlah yang saat ini dibeli Amerika Serikat dalam satu tahun.

Rekomendasi Untuk Anda

Setiap Tomahawk harganya sekitar $3,6 juta (Rp 62 miliar).

BACA SELENGKAPNYA >>>

4. Aksi Heroik Perawat Iran Pertaruhkan Nyawa Selamatkan 3 Bayi Saat AS Membom Rumah Sakit

Rumah Sakit Khatam-al-Anbiya di Teheran, Ibu Kota Iran, termasuk di antara target yang dibom militer AS beberapa waktu lalu.

Saat rumah sakit itu diserang terjadi kepanikan luar biasa.

Dari video CCTV yang diposting Al Jazeera, orang-orang berlari mencari perlindungan agar selamat dari hantaman bom dan bangunan yang akan runtuh.

Namun seorang perawat di bangsal menunjukkan keberaniannya.

Dia menyelamatkan tiga bayi baru lahir ketika bangunan akan runtuh.

Videonya viral di media sosial dan mendapatkan simpati dari publik global.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas