Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Terlilit Perang, Rusia Jual 22 Ton Emas Sepanjang Tahun 2026

Bank Sentral Rusia menjual sekitar 22 ton emas sejak awal 2026. Penjualan dilakukan untuk menutup defisit anggaran negara.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Terlilit Perang, Rusia Jual 22 Ton Emas Sepanjang Tahun 2026
Pexels
RUSIA JUAL EMAS - Foto ilustrasi emas diambil dari situs bebas royalti Pexels. Bank Sentral Rusia menjual sekitar 22 ton emas sejak awal 2026. Penjualan dilakukan untuk menutup defisit anggaran negara. 

Ia juga memperkirakan bahwa harga emas dapat kembali ke 5.000 dolar AS per troy ounce dalam dua bulan ke depan.

50 Negara dengan Cadangan Emas Terbanyak di Dunia, Indonesia Urutan ke-41

Mengutip Trading Economics, berdasarkan data cadangan emas global per Desember 2025, Amerika Serikat masih mendominasi dengan cadangan terbesar di dunia sebesar 8.133 ton, jauh melampaui negara-negara lainnya. 

Di posisi berikutnya, tiga negara Eropa yakni Jerman, Italia, dan Prancis masing-masing menyimpan cadangan emas di atas 2.400 ton, diikuti oleh Rusia dan China yang masing-masing memiliki sekitar 2.327 ton dan 2.306 ton.

Swiss, India, dan Jepang melengkapi daftar sepuluh besar dengan cadangan antara 846 hingga 1.040 ton.

Pada kelompok menengah, negara-negara seperti Turki, Belanda, Polandia, dan Kazakhstan memiliki cadangan antara 341 hingga 614 ton.

Beberapa negara berkembang dan negara Timur Tengah seperti Arab Saudi, Uzbekistan, dan Azerbaijan juga mencatat cadangan yang cukup signifikan, masing-masing di kisaran 200 hingga 390 ton.

Sementara itu, negara-negara Asia Tenggara seperti Thailand, Singapura, dan Filipina memiliki cadangan emas yang bervariasi, mulai dari 133 ton hingga 235 ton, mencerminkan perbedaan strategi kebijakan moneter masing-masing negara.

Rekomendasi Untuk Anda

Indonesia sendiri berada di peringkat ke-41 dunia dengan cadangan emas sebesar 85,53 ton per Desember 2025, tertinggal cukup jauh dari negara-negara tetangga seperti Thailand dan Singapura.

Di posisi terbawah dalam daftar 50 besar, terdapat negara-negara seperti Australia (79,87 ton), Pakistan (64,77 ton), Argentina (61,74 ton), dan Kamboja (54,43 ton).

Berikut data selengkapnya:

No Negara Cadangan Emas (Ton) Referensi
1 Amerika Serikat 8133 Desember 2025
2 Jerman 3350 Desember 2025
3 Italia 2452 Desember 2025
4 Prancis 2437 Desember 2025
5 Rusia 2327 Desember 2025
6 China 2306 Desember 2025
7 Swiss 1040 Desember 2025
8 India 880 Desember 2025
9 Jepang 846 Desember 2025
10 Turki 614 Desember 2025
11 Belanda 612 Desember 2025
12 Polandia 550 Desember 2025
13 Zona Euro 507 September 2025
14 Taiwan 424 September 2025
15 Uzbekistan 390 Desember 2025
16 Portugal 383 Desember 2025
17 Kazakhstan 341 Desember 2025
18 Arab Saudi 323 September 2025
19 Inggris Raya 310 Desember 2025
20 Lebanon 287 Maret 2025
21 Spanyol 282 Desember 2025
22 Austria 280 September 2025
23 Thailand 235 Desember 2025
24 Belgia 227 Desember 2025
25 Azerbaijan 200 Desember 2025
26 Singapura 194 Desember 2025
27 Aljazair 174 September 2025
28 Brasil 172 Desember 2025
29 Irak 171 September 2025
30 Libya 147 September 2025
31 Filipina 133 Desember 2025
32 Mesir 129 Desember 2025
33 Swedia 126 Desember 2025
34 Afrika Selatan 126 Desember 2025
35 Meksiko 120 Desember 2025
36 Qatar 115 Desember 2025
37 Yunani 115 Desember 2025
38 Hongaria 110 Desember 2025
39 Korea Selatan 104 Desember 2025
40 Rumania 104 Desember 2025
41 Indonesia 85.53 Desember 2025
42 Australia 79.87 Desember 2025
43 Kuwait 78.98 September 2025
44 Uni Emirat Arab 74.26 September 2025
45 Yordania 73.16 September 2025
46 Republik Ceko 71.61 Desember 2025
47 Denmark 66.55 Desember 2025
48 Pakistan 64.77 Desember 2025
49 Argentina 61.74 Desember 2025
50 Kamboja 54.43 Desember 2025

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas