China: Jepang Harus Dicegah Jangan Sampai Miliki Senjata Nuklir
Jepang sedang berupaya untuk merevisi Konstitusi pasifisnya dan meninjau Tiga Prinsip Non-Nuklirnya.
Editor:
Choirul Arifin
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - China sangat berkepentingan agar Jepang tidak memiliki senjata nuklir di sistem pertahanannya. Karena itu, China menyampaikan seruan tersebut pada konferensi perlucutan senjata nuklir yang sedang berlangsung di New York, Amerika Serikat.
Konferensi peninjauan para pihak pada Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT) dimulai hari Senin di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Hari Rabu, 29 April 2026 kemarin Kepala Departemen Pengendalian Senjata Kementerian Luar Negeri China Sun Xiaobo mengatakan, pejabat pemerintah senior dari negara tertentu telah secara terbuka menyatakan niat mereka untuk memiliki senjata nuklir.
Sun mengklaim Jepang sedang berupaya untuk merevisi Konstitusi pasifisnya dan meninjau Tiga Prinsip Non-Nuklirnya. Karena itu, upaya Jepang memperoleh senjata nuklir harus dicegah dengan tegas.
Duta Besar Jepang untuk Konferensi Perlucutan Senjata, Ichikawa Tomiko, membantah klaim tersebut, dengan mengatakan bahwa pemerintah Jepang berpegang teguh pada kebijakan Tiga Prinsip Non-Nuklirnya.
Baca juga: Pete Hegseth Dicecar Kongres AS: Jika Nuklir Iran Sudah Hancur, Mengapa Anggaran Perang Terus Naik?
Ia mengatakan bahwa sebagai satu-satunya negara yang pernah menderita pemboman atom dalam perang, Jepang akan terus bekerja sama erat dengan komunitas internasional untuk mewujudkan dunia tanpa senjata nuklir.
China kemudian membantah lagi, dengan mengatakan bahwa Jepang telah lama menimbun sejumlah besar plutonium yang jauh melebihi kebutuhan sipil.
Ichikawa membantah hal ini, dengan mengatakan tidak ada masalah terkait non-proliferasi nuklir.
Sumber: NHK
Baca tanpa iklan