Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Iran Serang UEA dengan Rudal Balistik hingga Drone, Jadi Sasaran Serangan Balasan Besar-besaran

Diserang Iran, UEA berhasil mencegat rudal balistik, rudal jelajah, dan drone di seluruh negeri.

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Nuryanti

Ringkasan Berita:
  • Uni Emirat Arab (UEA) melaporkan serangan rudal dan pesawat tak berawak atau drone dari Iran.
  • UEA berhasil mencegat rudal balistik, rudal jelajah, dan drone di seluruh negeri.
  • Serangan-serangan itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di Teluk.

TRIBUNNEWS.COM - Uni Emirat Arab (UEA), sekutu Amerika Serikat (AS), melaporkan adanya serangan rudal dan pesawat tak berawak atau drone dari Iran, Senin (4/5/2026).

Namun, sistem pertahanan udara di Uni Emirat Arab langsung mencegat rudal dan serangan pesawat tak berawak yang datang dari Iran itu.

Kementerian Pertahanan UEA menyatakan pada Senin sore bahwa mereka berhasil mencegat rudal balistik, rudal jelajah, dan drone di seluruh negeri.

Kemudian dilaporkan bahwa tiga rudal telah dicegat, sementara yang keempat jatuh ke laut.

Serangan-serangan itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di Teluk, dengan upaya untuk memperpanjang gencatan senjata dalam perang Amerika Serikat-Israel melawan Iran yang gagal membuahkan hasil.

Seorang pejabat militer senior Iran mengatakan di televisi pemerintah bahwa "Iran tidak memiliki rencana untuk menargetkan UEA".

Rekomendasi Untuk Anda

Kemudian disusul oleh laporan dari kantor berita Tasnim yang mengutip sumber militer Iran lain yang tidak disebutkan namanya, yang mengatakan bahwa jika UEA mengambil tindakan yang "tidak bijaksana" terhadap Iran, semua kepentingannya akan menjadi sasaran.

Diberitakan Al Jazeera, serangan pesawat tak berawak itu menghancurkan periode relatif tenang di UEA sejak gencatan senjata yang dimediasi Pakistan antara Washington dan Teheran dimulai pada 8 April, menghentikan lebih dari dua bulan pertempuran di wilayah Teluk.

UEA menjadi sasaran serangan balasan besar-besaran dari Iran, dan mencegat serta menghancurkan ribuan drone dan rudal Iran.

Putra Mahkota Saudi Kutuk Keras

Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, mengutuk serangan Iran yang tidak beralasan terhadap Uni Emirat Arab (UEA).

Hal ini disampaikan selama percakapan telepon dengan Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed, seperti yang dilaporkan oleh Kantor Berita Saudi (SPA).

Baca juga: Situasi Mencekam di UEA: 19 Rudal dan Drone Iran Meluncur, Aktivitas Sekolah Pindah ke Daring

MBS menyampaikan “kecaman dan penolakan keras Kerajaan terhadap agresi Iran yang tidak beralasan” yang menargetkan Uni Emirat Arab, serta menegaskan dukungan Kerajaan untuk keamanan dan stabilitas UEA.

Kedua pemimpin tersebut juga meninjau perkembangan regional dan cara-cara untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas kawasan.

Dilansir Al Arabiya, UEA menyatakan bahwa mereka memiliki “hak penuh dan sah” untuk menanggapi serangan terbaru Iran.

Secara terpisah pada hari Senin, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengutuk dengan "sekeras-kerasnya" serangan Iran terhadap fasilitas sipil dan ekonomi di UEA, termasuk kapal tanker.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas