Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Serangan Udara Digagalkan! Teknologi Laser Israel Jadi Tameng UEA Hadapi Hujan Drone

Iron Beam Israel jadi tameng UEA! Puluhan drone dan rudal Iran dicegat, konflik memanas, aliansi militer menguat, risiko eskalasi makin besar.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Sistem Iron Beam bantu Uni Emirat Arab cegat 15 rudal dan drone dari Iran, jadi serangan pertama pasca gencatan senjata; 3 orang luka.
  • Sejak Februari, UEA hadapi ratusan serangan: 578 rudal & 2.260 drone dicegat. Dukungan Israel lewat teknologi, sistem Spectro, dan intelijen real-time jadi kunci pertahanan.
  • Eskalasi konflik meningkat, kerja sama militer Israel-UEA makin erat dan bentuk poros baru. Risiko konflik regional meluas tetap tinggi meski serangan banyak digagalkan.

TRIBUNNEWS.COM - Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah sistem pertahanan udara berbasis laser milik Israel dilaporkan berhasil menggagalkan serangan udara besar yang menyasar Uni Emirat Arab (UEA).

Teknologi canggih bernama Iron Beam disebut menjadi kunci keberhasilan dalam mencegat puluhan ancaman, termasuk drone dan rudal yang diluncurkan dari Iran.

Pemerintah Uni Emirat Arab mengonfirmasi bahwa pada Senin (4/5/2026), sistem pertahanan mereka berhasil mencegat 15 rudal dan empat drone menjadi serangan pertama sejak gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat berlaku pada 8 April.

Dalam rincian Kementerian Pertahanan, ancaman tersebut terdiri dari 12 rudal balistik, tiga rudal jelajah, serta empat pesawat tanpa awak. 

Meski sebagian besar berhasil dihentikan, serangan itu tetap menyebabkan tiga orang mengalami luka sedang.

Insiden ini bukan peristiwa tunggal. Sejak konflik meningkat pada akhir Februari, UEA mencatat telah mencegat total 578 rudal dan lebih dari 2.260 drone. 

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, dampak serangan tetap terasa dengan total korban mencapai 13 orang tewas dan 227 luka-luka.

Pada hari yang sama, serangan drone juga memicu kebakaran besar di Zona Industri Minyak Fujairah salah satu pusat energi penting di kawasan timur UEA.

Otoritas setempat melaporkan tiga warga negara India mengalami luka sedang dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Peran Kunci Teknologi Israel

Mengutip dari The Times of Israel keberhasilan Uni Emirat Arab menahan gelombang serangan udara dalam beberapa pekan terakhir tidak terlepas dari dukungan teknologi militer canggih yang dipasok oleh Israel.

Sistem pertahanan berbasis laser Iron Beam yang dikirim selama konflik terbukti mampu meningkatkan efektivitas intersepsi, khususnya dalam menghadapi ancaman drone berukuran kecil hingga menengah.

Baca juga: Serangan Iran ke UEA Picu Kecaman Global, Ancaman Baru Stabilitas Energi Dunia

Berdasarkan laporan militer, sistem ini berhasil mencegat hingga 15 target udara dalam satu rangkaian serangan, menunjukkan kemampuan respons cepat terhadap ancaman berintensitas tinggi.

Selain Iron Beam, Israel juga memperkuat lapisan deteksi dini melalui pengiriman sistem pengawasan Spectro.

Iron Beam sendiri merupakan sistem intersepsi berbasis laser berkekuatan tinggi yang dikembangkan lebih dari satu dekade.

Berbeda dengan sistem berbasis rudal, teknologi ini tidak bergantung pada amunisi konvensional. Selama tersedia sumber energi, sistem dapat terus digunakan tanpa resiko kehabisan peluru.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas