Misteri Mojtaba Khamenei: Presiden Iran Klaim Sudah Bertemu Pemimpin Tertinggi
Sejak konflik dimulai pada 28 Februari lalu, Mojtaba belum pernah tampil di hadapan publik. Hal ini memicu spekulasi kalau Mojtaba cedera parah
Penulis:
Hasiolan Eko P Gultom
Misteri Mojtaba Khamenei: Presiden Iran Klaim Sudah Bertemu Pemimpin Tertinggi
Ringkasan Berita:
- Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengaku telah bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei.
- Mojtaba belum pernah tampil di publik sejak ditunjuk menggantikan Ali Khamenei yang tewas dalam serangan AS-Israel.
- Berbagai laporan menyebut Mojtaba mengalami luka serius akibat serangan udara, meski Iran menyatakan kondisinya sehat.
TRIBUNNEWS.COM - Presiden Iran, Masoud Pezeshkian mengaku telah bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei di tengah berbagai spekulasi mengenai kondisi kesehatan dan keberadaannya.
Pernyataan itu disampaikan Pezeshkian melalui pesan video yang disiarkan televisi pemerintah Iran pada Kamis (7/5/2026).
Baca juga: AS dan Iran Capai Kesepakatan Pembukaan Bertahap Selat Hormuz
Namun, Pezeshkian tidak menjelaskan kapan dan di mana pertemuan tersebut berlangsung.
“Hal yang paling berkesan bagi saya dalam pertemuan itu adalah visi serta pendekatan sederhana dan tulus dari pemimpin tertinggi revolusi Islam,” ujar Pezeshkian.
Mojtaba Khamenei Belum Pernah Muncul di Publik
Keberadaan Mojtaba Khamenei menjadi sorotan sejak ia ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan gabungan AS dan Israel pada awal perang Iran.
Sejak konflik dimulai pada 28 Februari lalu, Mojtaba belum pernah tampil di hadapan publik.
Situasi itu memicu berbagai rumor, termasuk dugaan bahwa ia mengalami luka serius akibat serangan udara yang juga menewaskan anggota keluarganya.
Iran Sebut Mojtaba Dalam Kondisi Sehat
Awal bulan ini, seorang pejabat Iran membenarkan bahwa Mojtaba berada di sebuah gedung yang menjadi target pemboman selama perang berlangsung.
Meski demikian, pejabat tersebut membantah rumor yang menyebut pemimpin baru Iran itu mengalami kondisi kritis.
Menurut laporan kantor berita Fars, pejabat bernama Qomi mengatakan Mojtaba berhasil selamat karena beberapa menit sebelum serangan terjadi ia sempat keluar menuju halaman gedung.
Ia juga menegaskan Mojtaba berada dalam “kondisi kesehatan sempurna” dan tetap aktif menjalankan urusan pemerintahan.
Laporan Media Barat Sebut Cedera Parah
Di sisi lain, laporan New York Times menyebut Mojtaba Khamenei mengalami luka berat akibat serangan udara yang menewaskan ayah, istri, dan putranya.
Media tersebut melaporkan Mojtaba tetap sadar dan dinilai masih tajam secara mental, tetapi sedang menjalani penanganan medis intensif.
Akses terhadap dirinya disebut sangat terbatas demi alasan keamanan.
Baca tanpa iklan