Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

5 Populer Internasional: Gencatan Senjata 3 Hari Rusia-Ukraina - Penumpang Hondius Takut Dikucilkan

Rangkuman berita populer internasional, di antaranya Donald Trump mengumumkan gencatan senjata tiga hari antara Rusia dan Ukraina

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Endra Kurniawan

Ringkasan Berita:
  • Donald Trump mengumumkan gencatan senjata tiga hari antara Rusia dan Ukraina untuk menghormati Hari Kemenangan. 
  • Amerika Serikat memperketat embargo laut terhadap Iran sehingga memicu krisis ekonomi dan ketegangan militer di Teluk. 
  • Penumpang kapal pesiar MV Hondius asal Spanyol takut dikucilkan karena adanya kasus hantavirus di kapal.

TRIBUNNEWS.COM - Rangkaian peristiwa internasional menjadi sorotan dalam 24 jam terakhir.

Presiden AS, Donald Trump secara mengejutkan mengumumkan telah memberlakukan gencatan senjata sementara antara Rusia dan Ukraina.

Sementara itu, penumpang kapal pesiar MV Hondius asal Spanyol dilanda kekhawatiran terkait wabah hantavirus.

Berikut rangkuman berita populer internasional selengkapnya.

1. Resmi! Trump Umumkan Gencatan Senjata Rusia dan Ukraina, Kyiv Beri Pesan Menyinggung

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump secara mendadak mengumumkan gencatan senjata selama tiga hari antara Rusia dengan Ukraina.

Gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina ini berlangsung sejak tanggal 9 hingga 11 Mei 2026.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Trump, gencatan senjata ini dilakukan untuk menghormati perayaan Hari Kemenangan Rusia pada 9 Mei 2026.

"Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa akan ada GENCATAN SENJATA TIGA HARI (9, 10, dan 11 Mei) dalam Perang antara Rusia dan Ukraina," tulis Trump di Truth Social, mengutip Kyiv Independent.

"Perayaan di Rusia adalah untuk Hari Kemenangan, tetapi, demikian pula di Ukraina, karena mereka juga merupakan bagian besar dan faktor penting dalam Perang Dunia II."

"Gencatan senjata ini akan mencakup penghentian semua aktivitas militer, dan juga pertukaran tahanan sebanyak 1.000 orang dari masing-masing negara," lanjut Trump.

Trump juga mengklaim kesepakatan gencatan senjata ini telah disetujui Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.

Namun, meski mendapatkan jeda perang sebentar, Zelensky malah mengeluarkan pernyataan yang membuat Rusia tersinggung.

Dalam sebuah deklarasi, Zelensky mengizinkan Rusia untuk mengadakan parade Hari Kemenangan di Moskow.

Deklarasi itu juga menyatakan Kyiv tidak akan menyerang Lapangan Merah selama parade berlangsung.

"Selama berlangsungnya parade (dimulai pukul 10.00 pagi waktu Kyiv pada 9 Mei 2026), area Lapangan Merah akan dikecualikan dari rencana penggunaan senjata Ukraina," bunyi deklarasi yang dikeluarkan Ukraina.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas