Parade Hari Kemenangan Rusia Berlangsung Sepi, Putin Tagih Proposal Tukar Tahanan
Perang Rusia-Ukraina memasuki hari ke-1.537 pada Minggu (10/5/2026), berikut ini rangkuman peristiwa yang terjadi.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Tiara Shelavie
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan dirinya siap membahas pengaturan keamanan baru untuk kawasan Eropa.
Putin menyebut mantan Kanselir Jerman Gerhard Schröder sebagai mitra negosiasi pilihannya.
Pernyataan tersebut memicu sorotan karena Schröder dikenal memiliki hubungan dekat dengan Kremlin dan pernah terlibat bisnis energi Rusia.
Pada 2022 lalu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy bahkan menyebut Schröder “menjijikkan” karena bertemu Putin dan membela Rusia setelah perang pecah.
Hubungan Schröder dengan Moskow selama ini memang menuai kritik luas di Eropa.
Parade Kemenangan Rusia Berlangsung Sepi
Baca juga: Resmi! Trump Umumkan Gencatan Senjata Rusia dan Ukraina, Kyiv Beri Pesan Menyinggung
Moskow berada dalam pengamanan ketat saat Rusia menggelar parade Hari Kemenangan pada Sabtu (9/5/2026).
Jurnalis Pjotr Sauer melaporkan layanan internet di berbagai wilayah kota dimatikan menyusul ancaman serangan drone Ukraina.
Dalam sepekan terakhir, Ukraina disebut terus mengguncang Kremlin lewat serangan drone dan rudal jarak jauh.
Situasi itu membuat parade Hari Kemenangan tahun ini berlangsung jauh lebih sederhana dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Atraksi kendaraan lapis baja dan rudal yang biasanya tampil sejak 2017 bahkan ditiadakan sepenuhnya.
Sebagai gantinya, tamu undangan hanya diperlihatkan video drone dan senjata nuklir Rusia.
Delegasi asing yang hadir juga terbatas pada pemimpin Belarus, Kazakhstan, dan Uzbekistan.
Pasukan Korea Utara turut dilaporkan ikut berbaris di Lapangan Merah.
Putin Tagih Proposal Tukar Tahanan
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Moskow belum menerima proposal resmi dari Ukraina terkait pertukaran tahanan perang.
Pertukaran tahanan sebelumnya diumumkan sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata antara kedua negara.
Baca juga: Rusia Umumkan Gencatan Senjata 8-10 Mei, Ukraina akan Merespons Seperti Cermin
Putin mengaku Rusia masih menunggu respons Kyiv terhadap proposal yang diajukan Amerika Serikat.
“Kami mengandalkan pihak Ukraina untuk menanggapi proposal yang diajukan presiden Amerika Serikat,” kata Putin.
“Sayangnya, kami belum menerima proposal apa pun hingga saat ini,” lanjutnya.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
Baca tanpa iklan