Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Putin Isyaratkan Perang Ukraina Segera Berakhir, Siap Bertemu Zelensky di Negara Ketiga

Presiden Rusia Vladimir Putin mengklaim perang Ukraina bisa segera berakhir dan membuka peluang bertemu Zelensky di negara ketiga.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Presiden Rusia Vladimir Putin mengisyaratkan perang Ukraina dapat segera berakhir setelah muncul gencatan senjata tiga hari dan rencana pertukaran 1.000 tahanan.
  • Putin juga menyatakan siap bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di negara ketiga jika kesepakatan damai tercapai.
  • Namun, Ukraina membantah klaim Rusia terkait penolakan pertukaran tahanan.

 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Rusia, Vladimir Putin mengisyaratkan perang Rusia-Ukraina kemungkinan akan segera berakhir setelah muncul perkembangan baru dalam upaya diplomatik antara Moskow dan Kyiv.

Al Jazeera melaporkan Putin untuk pertama kalinya menyatakan terbuka bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di negara ketiga jika kesepakatan damai jangka panjang berhasil dicapai.

Pernyataan tersebut disampaikan Putin pada Sabtu (10/5/2026), beberapa jam setelah parade Hari Kemenangan Rusia di Moskow yang tahun ini berlangsung lebih sederhana dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Dalam pidatonya, Putin kembali menegaskan Rusia akan memenangkan perang di Ukraina.

“Kemenangan selalu dan akan selalu menjadi milik kita,” ujar Putin di Lapangan Merah Moskow seperti dikutip Reuters.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun di balik pidato bernada keras itu, Putin juga memberi sinyal baru terkait peluang perdamaian.

“Saya rasa masalah ini akan segera berakhir,” katanya kepada wartawan.

Putin juga menyatakan dirinya bersedia bertemu Zelensky di negara ketiga, tetapi hanya jika sudah ada rancangan kesepakatan damai komprehensif.

“Pertemuan di negara ketiga dimungkinkan, tetapi hanya setelah perjanjian damai jangka panjang diselesaikan,” ujar Putin.

Gencatan Senjata dan Tukar Tahanan

Pernyataan Putin muncul di tengah dimulainya gencatan senjata tiga hari antara Rusia dan Ukraina.

Baca juga: 5 Populer Internasional: Gencatan Senjata 3 Hari Rusia-Ukraina - Penumpang Hondius Takut Dikucilkan

Reuters melaporkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya mengumumkan Rusia dan Ukraina sepakat menghentikan aktivitas militer sementara mulai Sabtu hingga Senin.

Kesepakatan itu juga mencakup pertukaran 1.000 tahanan dari masing-masing pihak.

Trump menyebut perkembangan tersebut sebagai peluang menuju akhir perang yang telah berlangsung lebih dari empat tahun.

“Semoga ini menjadi awal dari akhir perang yang sangat panjang, mematikan, dan sengit,” tulis Trump di Truth Social.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas