Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sheikh Naim Qassem: Hizbullah Tak Akan Tunduk pada AS-Israel

Sekretaris Jenderal Hizbullah, Sheikh Naim Qassem, menegaskan kelompok perlawanan Lebanon tidak akan menyerah pada tekanan Israel maupun AS.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Sheikh Naim Qassem: Hizbullah Tak Akan Tunduk pada AS-Israel
/Bilal Jawich
PEMAKAMAN - Warga menghadiri pemakaman korban tewas dalam serangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, 24 November 2025. Serangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut menewaskan komandan senior Hizbullah, Haytham Ali Al-Tabtabi, pada 23 November, menurut militer Israel dan kelompok Lebanon tersebut. Serangan ini merupakan pembunuhan tingkat tinggi yang semakin memperkeruh gencatan senjata yang telah berlangsung selama setahun. Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa serangan tersebut menghantam sebuah apartemen di Haret Hreik, menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai 28 lainnya. (Xinhua/Bilal Jawich) 

 

Ringkasan Berita:
  • Hizbullah menegaskan tidak akan tunduk pada tekanan Israel dan AS.
  • Sheikh Naim Qassem mengklaim drone dan rudal Hizbullah menimbulkan ketakutan bagi Israel.
  • Hizbullah menolak negosiasi langsung antara pemerintah Lebanon dan Israel.

 

TRIBUNNEWS.COM - Sekretaris Jenderal Hizbullah, Sheikh Naim Qassem, menegaskan bahwa kelompok perlawanan Lebanon tidak akan menyerah terhadap tekanan dari Israel maupun Amerika Serikat (AS).

Dalam surat yang dirilis Selasa (12/5/2026) kepada para pejuang dan komandan Perlawanan Islam, ia bahkan bersumpah akan mengubah medan perang menjadi “neraka hidup” bagi Israel.

Dalam pesannya, Qassem memuji moral dan keyakinan agama para pejuang Hizbullah yang disebutnya sebagai faktor utama dalam menghadapi militer Israel.

Ia menyebut operasi drone dan rudal Hizbullah mampu menebar ketakutan serta tekanan psikologis terhadap lawan.

“Iman kalian adalah petir melawan penjajah, dan semangat kalian adalah cahaya yang mengusir kegelapan mereka,” ujar Qassem dalam surat tersebut, mengutip Al Mayadeen, Selasa (12/5/2026).

Rekomendasi Untuk Anda

Ia juga menegaskan bahwa perjuangan Hizbullah belum berakhir meski ada klaim kelompok itu telah melemah.

Menurutnya, perlawanan justru berkembang dan menjadi simbol ketahanan yang mengejutkan dunia.

Selain itu, Qassem memberikan penghormatan kepada berbagai wilayah di Lebanon seperti Lebanon Selatan, Bekaa, Beirut, dan Gunung Lebanon yang disebutnya sebagai bagian penting dari poros perlawanan terhadap Israel.

Dalam pernyataannya, Qassem turut menyerukan pemerintah Lebanon untuk meninggalkan pembicaraan langsung dengan Israel, seraya menegaskan bahwa Hizbullah tetap berkomitmen melanjutkan perlawanan.

(*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas