Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kapal Pengangkut WNI Tenggelam di Perak Malaysia: 14 Orang Hilang

Tragedi di Pulau Pangkor! Kapal pengangkut WNI karam di Malaysia. 23 orang berhasil selamat, 14 lainnya masih hilang. Simak update SAR terbaru.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Kapal Pengangkut WNI Tenggelam di Perak Malaysia: 14 Orang Hilang
KOMPAS.com/Thinkstock
KAPAL TENGGELAM — Ilustrasi kapal tenggelam. Kapal tradisional pengangkut puluhan Warga Negara Indonesia (WNI) dilaporkan karam di perairan Barat Pulau Pangkor, Perak, Malaysia, Senin (11/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Tragedi di perairan Barat Pulau Pangkor, kapal tradisional pecah dihantam ombak.
  • Operasi SAR Malaysia berpacu dengan waktu sisir keberadaan 14 penumpang hilang.
  • Diduga masuk lewat jalur ilegal, KBRI Kuala Lumpur kawal ketat 23 korban selamat.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Sebanyak 23 Warga Negara Indonesia (WNI) dilaporkan selamat setelah kapal tradisional yang mereka tumpangi tenggelam di perairan Barat Pulau Pangkor, Perak, Malaysia, Senin (11/5/2026). Namun, kabar duka menyelimuti operasi ini karena 14 orang lainnya dinyatakan masih hilang ditelan ombak.

Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Heni Hamidah, mengonfirmasi bahwa kapal tersebut diduga tengah berupaya memasuki wilayah Malaysia secara ilegal untuk tujuan bekerja.

"Berdasarkan informasi otoritas Malaysia, kapal tradisional tersebut mengalami kecelakaan saat membawa sejumlah warga asing yang diduga akan memasuki wilayah Malaysia untuk tujuan bekerja," ujar Heni saat dikonfirmasi, Selasa (12/5/2026).

Berpacu Cari 14 Penumpang

Otoritas SAR dan Polis Maritim Malaysia langsung mengerahkan unit penyelamat setelah menerima laporan kapal karam.

Sebanyak 23 WNI, yang terdiri dari 16 laki-laki dan 7 perempuan berusia antara 21 hingga 48 tahun, berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Seluruh korban selamat kini telah dibawa ke Markas Operasi Pasukan Polis Marin Kampung Acheh, Perak, untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan dan pemulihan trauma.

Meski demikian, fokus utama tim penyelamat saat ini adalah menyisir sisa korban yang belum ditemukan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Berdasarkan informasi sementara, terdapat sekitar 14 orang yang masih dalam pencarian," terang Heni Hamidah mengenai progres operasi di lapangan.

Baca juga: WNI Korban Sindikat Scammer Kini Jadi Gelandangan di Jalanan Kamboja

Fasilitasi Dokumen Korban Selamat

KBRI Kuala Lumpur bergerak cepat melakukan koordinasi dengan pihak keamanan Malaysia untuk penanganan para WNI. Selain memberikan perlindungan fisik, pihak KBRI juga akan memfasilitasi kebutuhan dokumen perjalanan dan bantuan kekonsuleran bagi seluruh penyintas.

"KBRI juga akan memberikan fasilitasi kekonsuleran dan dokumen perjalanan bagi para WNI sesuai kebutuhan," pungkas Heni.

Pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan proses pencarian 14 korban hilang di perairan Perak, sembari memastikan proses hukum dan administrasi bagi 23 korban selamat berjalan sesuai dengan prosedur perlindungan warga negara di luar negeri.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas