Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Trump Perkuat Mesin Perang AS, Operasi Sledgehammer Siap Hantam Iran Jika Gencatan Gagal

Trump siapkan Operasi Sledgehammer untuk Iran jika gencatan senjata gagal. Pentagon kini perkuat mesin perang AS di Timur Tengah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Dalam kasus “Operasi Epic Fury”, operasi ofensif berlangsung sekitar 40 hari sebelum dihentikan melalui gencatan senjata. Pemerintahan Trump berargumen bahwa batas 60 hari belum terlampaui lantaran operasi utama telah dihentikan sementara.

Karena itu, jika perang dilanjutkan dengan nama baru seperti “Operasi Sledgehammer”, pemerintahan Trump bisa menyatakan bahwa itu merupakan operasi militer baru dengan hitungan waktu baru pula.

Tujuan Operasi “Sledgehammer”

Mengutip dari CNBC International, langkah tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran dalam beberapa pekan terakhir. 

Pemerintah AS menilai situasi saat ini semakin rapuh setelah jalur diplomasi berjalan alot, sementara ketegangan militer terus meningkat di kawasan strategis Teluk Persia.

Selain kegagalan diplomasi, krisis di Selat Hormuz juga menjadi faktor utama yang mendorong Pentagon mulai mempersiapkan Operasi Sledgehammer. 

Iran sebelumnya menghentikan lalu lintas kapal di jalur tersebut, memicu kekhawatiran global karena Selat Hormuz merupakan salah satu jalur perdagangan minyak terpenting di dunia.

Washington menilai tindakan Iran dapat mengancam stabilitas ekonomi internasional serta kepentingan strategis Amerika Serikat dan negara-negara sekutunya di Timur Tengah. 

Rekomendasi Untuk Anda

Situasi itu membuat militer AS mulai memperkuat kehadirannya di kawasan, termasuk menambah kelompok serang kapal induk, sistem pertahanan udara, dan kesiapan armada tempur.

Di tengah meningkatnya ketegangan tersebut, Operasi Sledgehammer disebut disiapkan sebagai rencana tempur lanjutan jika diplomasi gagal total. 

Operasi itu diyakini memiliki beberapa tujuan utama, mulai dari melumpuhkan kemampuan militer Iran hingga menekan Teheran agar kembali tunduk pada tuntutan Washington.

Target Operasi “Sledgehammer”

Salah satu fokus utama operasi tersebut diperkirakan adalah menghancurkan fasilitas strategis Iran, termasuk pangkalan rudal, pusat komando militer, sistem pertahanan udara, serta infrastruktur yang dianggap mendukung operasi tempur dan program nuklir Teheran.

Selain itu, operasi tersebut juga diarahkan untuk membuka kembali jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz apabila Iran terus melakukan blokade terhadap lalu lintas kapal dagang dan distribusi minyak dunia.

Pentagon juga disebut ingin memastikan bahwa pasukan Amerika dan sekutu-sekutunya di Timur Tengah tetap berada dalam kondisi aman jika konflik kembali pecah. 

Karena itu, Operasi Sledgehammer kemungkinan akan melibatkan serangan udara besar-besaran menggunakan pesawat pengebom, rudal jarak jauh, drone tempur, hingga operasi pengamanan laut oleh Angkatan Laut AS.

Sejumlah pejabat pertahanan AS mengatakan kekuatan militer Amerika di kawasan kini jauh lebih siap dibanding awal konflik sebelumnya. 

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas