Menlu RI di Forum BRICS: Dunia di Garis Kritis, Perlu Segera Reformasi Sistem Global
Kelemahan sistem global, seperti Dewan Keamanan PBB (DK PBB) itu memiliki konsekuensi pada tragedi kemanusiaan tak berujung dan makin meluas.
Penulis:
Danang Triatmojo
Editor:
Muhammad Zulfikar
Sementara delegasi negara mitra BRICS yang hadir meliputi Menlu Kuba, Bruno Rodríguez Parrilla; Wamenlu Pertama Kazakhstan, Yerzahan Ashikbayev; Menlu Malaysia, Mohamad bin Haji Hasan; Sekretaris Tetap Kemlu Nigeria, Dunoma Umar Ahmed; Menlu Thailand, Sihasak Phuangketkeow; Wakil Menlu Uzbekistan, Aloyev Bakhromjon Joraboevich; dan Wakil Menlu Vietnam, Nguyen Minh Hang.
Sebagai informasi BRICS adalah organisasi multilateral negara berkembang yang berpengaruh, dengan tujuan memperkuat kerja sama dan suara negara-negara berkembang (Global South) baik secara ekonomi maupun politik.
BRICS Foreign Ministers Meeting ini menjadi bagian dari rangkaian menuju Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-18 yang akan diadakan 12-13 September 2026. KTT BRICS tersebut akan mengundang para pemimpin dari negara anggota dan mitra BRICS, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto.