Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Xi Jinping Sentil Trump soal Taiwan: Salah Langkah Bisa Picu Konflik China-AS

Presiden China Xi Jinping memperingatkan Presiden AS Trump bahwa salah langkah AS dalam hubungannya dengan Taiwan dapat memicu konflik China-AS.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Xi Jinping Sentil Trump soal Taiwan: Salah Langkah Bisa Picu Konflik China-AS
Kementerian Luar Negeri China
TRUMP KUNJUNGI CHINA - Foto diunduh dari website Kementerian Luar Negeri China, Kamis (14/5/2026). Presiden China Xi Jinping memperingatkan Presiden AS Trump bahwa salah langkah AS dalam hubungannya dengan Taiwan dapat memicu konflik China-AS. 

Ringkasan Berita:
  • Xi Jinping memperingatkan Presiden AS Trump bahwa kesalahan langkah terkait Taiwan bisa memicu konflik serius antara China dan AS.
  • Xi menegaskan Taiwan adalah isu paling sensitif dalam hubungan kedua negara dan menolak segala bentuk dukungan terhadap kemerdekaan Taiwan.
  • Meski begitu, Trump tetap memuji Xi dan menyebut hubungan AS-China bisa menjadi lebih baik. 
  • Pertemuan Trump dan Xi Jinping juga membahas perang AS-Iran, perang Rusia-Ukraina, perdagangan, dan investasi asing di China.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden China Xi Jinping memperingatkan Donald Trump agar berhati-hati dalam menangani isu Taiwan saat keduanya bertemu dalam pertemuan puncak di Balai Besar Rakyat, Beijing, Kamis.

Dalam pembicaraan yang berlangsung lebih dari dua jam itu, Xi menegaskan bahwa kesalahan langkah terkait Taiwan bisa memicu bentrokan serius antara China dan Amerika Serikat.

“Masalah Taiwan adalah isu terpenting dalam hubungan China-AS. Jika salah penanganan, kedua negara dapat berbenturan atau bahkan berkonflik, mendorong seluruh hubungan Tiongkok-AS ke dalam situasi yang sangat berbahaya,” kata Xi, menurut ringkasan pembicaraan yang dirilis Kementerian Luar Negeri China, Kamis (13/5/2026).

“‘Kemerdekaan Taiwan’ dan perdamaian lintas selat sama sekali tidak dapat didamaikan, seperti api dan air,” lanjutnya.

Xi Jinping juga menegaskan hubungan bilateral yang berjalan baik harus dibuktikan dengan tindakan, bukan sekedar slogan.

“Hubungan yang konstruktif dan stabil secara strategis… bukanlah sekadar slogan, tetapi harus tercermin dalam tindakan yang dilakukan bersama-sama,” kata Xi.

Rekomendasi Untuk Anda

Peringatan Xi muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Beijing dan Washington terkait dukungan Amerika Serikat terhadap Taiwan.

China menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan berulang kali menegaskan tidak menutup kemungkinan menggunakan kekuatan untuk mengambil alih pulau tersebut.

China dan Taiwan terpisah di tengah perang saudara pada tahun 1949 dan ketegangan kedua negara berlanjut hingga saat ini.

Sementara itu, Amerika Serikat tetap menjadi pendukung utama Taiwan, termasuk melalui penjualan senjata untuk pertahanan pulau itu.

Baca juga: Xi Jinping Buka Pintu bagi Pebisnis AS, Trump Janjikan Masa Depan Cerah

Pernyataan itu menunjukkan kerasnya sikap Beijing terhadap segala bentuk dukungan internasional bagi Taiwan.

Meski isu Taiwan menjadi sorotan utama, kedua pemimpin tetap berusaha menampilkan suasana yang lebih hangat di hadapan publik.

Trump Memuji Xi Jinping

Saat pembicaraan dibuka, Trump memuji Xi secara terbuka dan menyebutnya sebagai “pemimpin hebat”.

“Saya mengatakan kepada semua orang bahwa Anda adalah pemimpin hebat. Terkadang orang tidak suka saya mengatakan itu, tetapi saya tetap mengatakannya karena itu benar,” ujar Trump kepada Xi.

Trump juga menilai hubungan Washington dan Beijing dapat memasuki fase yang lebih baik.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas