Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rusia-Ukraina Tukar Tawanan Perang, 205 Warga Ukraina Dibebaskan

Rusia dan Ukraina melakukan pertukaran 1.000 banding 1.000 tawanan perang. Setidaknya 205 tawanan Ukraina dibebaskan pada hari Jumat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Suci BangunDS
zoom-in Rusia-Ukraina Tukar Tawanan Perang, 205 Warga Ukraina Dibebaskan
Website Presiden Ukraina
RUSIA-UKRAINA TUKAR TAWANAN - Foto diunduh dari website Presiden Ukraina, Jumat (15/5/2026). Rusia dan Ukraina melakukan pertukaran 1.000 banding 1.000 tawanan perang. Setidaknya 205 tawanan Ukraina dibebaskan pada hari Jumat. 

Ringkasan Berita:
  • Perang Rusia-Ukraina memasuki hari ke-1.542 dengan Ukraina dan Rusia memulai pertukaran tahanan besar “1.000 banding 1.000”, di mana 205 warga Ukraina dipulangkan dari tahanan Rusia.
  • Di saat bersamaan, Rusia melancarkan serangan besar ke berbagai wilayah Ukraina yang menewaskan sedikitnya 22 warga sipil dan merusak ratusan fasilitas.
  • Volodymyr Zelenskyy menilai serangan itu membuktikan Rusia belum serius mengakhiri perang.

TRIBUNNEWS.COM - Perang antara Rusia dan Ukraina memasuki hari ke-1.542 pada Jumat (15/5/2026).

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengumumkan bahwa Ukraina dan Rusia kembali melakukan pertukaran tahanan perang pada Jumat, 15 Mei 2026.

Dalam tahap pertama pertukaran tersebut, sebanyak 205 warga Ukraina berhasil dipulangkan dari tahanan Rusia. Pertukaran ini menjadi bagian awal dari skema pertukaran besar “1.000 banding 1.000” antara Ukraina dan Rusia.

Zelenskyy mengatakan, para tahanan yang dibebaskan terdiri dari anggota Angkatan Bersenjata Ukraina, Garda Nasional, hingga petugas Dinas Penjaga Perbatasan Negara.

"205 warga Ukraina telah kembali ke tanah air. Hari ini, para pejuang Angkatan Bersenjata Ukraina, Garda Nasional, dan Dinas Penjaga Perbatasan Negara kembali dari penahanan Rusia. Ini adalah tahap pertama dari pertukaran 1.000 banding 1.000," kata Zelenskyy dalam Facebook, Jumat (15/5/2026).

Sebagian besar tahanan yang dipulangkan diketahui telah ditahan sejak tahun 2022, terutama setelah pertempuran sengit di Mariupol dan kawasan pabrik baja Azovstal.

Rekomendasi Untuk Anda

Mereka juga merupakan pasukan yang pernah bertugas di berbagai wilayah pertempuran seperti Donetsk, Luhansk, Kharkiv, Kherson, Zaporizhzhia, Sumy, Kyiv, hingga area Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl.

"Di antara mereka yang dibebaskan adalah prajurit, sersan, dan perwira. Sebagian besar dari mereka telah berada dalam penahanan Rusia sejak tahun 2022."

"Mereka membela Ukraina di Mariupol dan di Azovstal, di sektor Donetsk, Luhansk, Kharkiv, Kherson, Zaporizhzhia, Sumy, dan Kyiv, serta di PLTN Chernobyl," lanjutnya.

Markas Besar Koordinasi untuk Penanganan Tawanan Perang Ukraina menyebut, hampir seluruh tentara yang dibebaskan telah menghabiskan sekitar empat tahun dalam penahanan Rusia.

Karena itu, lamanya masa tahanan menjadi salah satu prioritas utama dalam penyusunan daftar pertukaran kali ini.

Baca juga: 2 Gubernur Perbatasan Rusia-Ukraina Mundur, Putin Tunjuk Jenderal Tempur Pimpin Belgorod

Selain prajurit dan sersan, lebih dari 50 perwira militer Ukraina juga ikut dipulangkan.

Salah satu tahanan yang dibebaskan adalah anggota Garda Nasional yang sebelumnya ditangkap saat bertugas di kawasan PLTN Chernobyl.

Pemerintah Ukraina menyebut, tahanan termuda yang dibebaskan berusia 21 tahun, sementara yang tertua berusia 62 tahun.

Setelah kembali ke Ukraina, seluruh mantan tahanan akan menjalani pemeriksaan kesehatan, perawatan medis, serta rehabilitasi.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas