Terungkap! Israel Diam-Diam Bangun Basis Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Hadapi Iran
Israel diduga diam-diam bangun pangkalan rahasia di gurun Irak untuk operasi lawan Iran. Baghdad murka, ketegangan Timur Tengah kembali memanas.
Penulis:
Namira Yunia Lestanti
Editor:
Tiara Shelavie
Situasi tersebut memicu pertanyaan besar di Irak terkait sejauh mana kedaulatan negaranya benar-benar dihormati oleh negara-negara sekutu Barat, terutama di tengah meningkatnya rivalitas geopolitik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Irak Tegaskan Tak Mau Terseret Konflik
Pengungkapan dugaan pangkalan rahasia Israel di wilayah Irak langsung memicu reaksi keras dari kalangan politik dan militer Baghdad.
Sejumlah pejabat Irak menilai keberadaan fasilitas militer asing tersebut sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara.
Anggota parlemen Irak Waad al-Kadu menyebut operasi militer Israel di wilayah Irak tanpa izin pemerintah sebagai tindakan yang mengabaikan martabat negara dan rakyat Irak.
Menurutnya, keberadaan pangkalan asing secara diam-diam di gurun barat Irak menunjukkan lemahnya penghormatan terhadap otoritas Baghdad di tengah situasi kawasan yang semakin tidak stabil.
Di sisi lain, Mayor Jenderal Ali al-Hamdani mengungkap bahwa militer Irak sebenarnya telah mencurigai adanya aktivitas mencurigakan di kawasan gurun barat sejak beberapa bulan sebelumnya.
Namun hingga kini, pemerintah Irak dinilai masih berhati-hati dan belum memberikan pengakuan resmi terkait keberadaan pangkalan tersebut.
Sementara itu, juru bicara pasukan keamanan Irak Saad Maan mengatakan pemerintah belum memiliki informasi resmi mengenai lokasi pasti pangkalan militer Israel di wilayah Irak.
Di tengah meningkatnya sorotan publik, pemerintah Irak kemudian menegaskan tidak ingin negaranya terseret lebih jauh dalam konflik geopolitik kawasan.
Baghdad menekankan bahwa wilayah Irak tidak boleh digunakan sebagai jalur maupun titik peluncuran serangan terhadap negara lain.
Juru bicara Panglima Angkatan Bersenjata Irak, Sabah al-Numan, mengatakan pemerintah saat ini fokus menjaga stabilitas keamanan nasional dan menghindari keterlibatan langsung dalam konflik regional yang terus memanas.
“Irak tidak akan mengizinkan wilayahnya menjadi jalur lintasan atau titik peluncuran serangan terhadap negara lain,” tegasnya.
Pengamat menilai pengungkapan keberadaan pangkalan rahasia Israel di Irak berpotensi memperumit situasi keamanan Timur Tengah.
Selain memicu ketegangan diplomatik antara Baghdad dan Tel Aviv, isu tersebut juga dikhawatirkan dapat dimanfaatkan kelompok-kelompok bersenjata pro-Iran untuk memperkuat posisi mereka di Irak.
Kelompok-kelompok tersebut diperkirakan dapat menggunakan isu pangkalan Israel sebagai alasan untuk menolak pelucutan senjata dan memperluas aktivitas militernya dengan dalih melindungi Irak dari ancaman asing.