Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kronologi Jurnalis RI Ditangkap Israel, Dikabarkan Sempat Kirim SOS

Spekulasi terkait eskalasi oleh militer Israel pun kian menjadi setelah Bambang Noroyono mengirim SOS

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Bobby W
Editor: Bobby Wiratama

TRIBUNNEWS.COM - Dua jurnalis Republika, Bambang Noroyono (Abeng) dan Thoudy Badai Rifan Billah, ditangkap militer Israel (IDF) saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2026.

Keduanya dikabarkan sempat mengirimkan sinyal SOS sebelum kontak terputus total.

Berikut adalah kronologi lengkap peristiwa yang terjadi pada Senin (18/5/2026) dari lagi hingga malam hari kejadian

Armada Memasuki Perairan Rawan di Pagi Hari

Armada Global Sumud Flotilla yang membawa bantuan kemanusiaan bagi warga Gaza berlayar mendekati perairan internasional dekat Siprus, sekitar 200-250 mil laut dari Gaza. 

Rombongan Indonesia terdiri dari sembilan WNI yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI).

Sekitar pukul 11.00 waktu Turki, kapal-kapal militer Israel mulai melakukan intersepsi terhadap armada tersebut.

Pasukan Israel dilaporkan mendekati kapal-kapal sipil dengan jarak sangat dekat.

Sore Hari Kirim SOS

Rekomendasi Untuk Anda

Spekulasi terkait eskalasi oleh militer Israel pun kian menjadi setelah Bambang Noroyono, yang berada di Kapal BoraLize, sempat mengirimkan laporan SOS ke kantor Republika sekitar pukul 15.20 WIB.

Ia melaporkan bahwa kapalnya telah didekati oleh kapal perang Israel.

Jarak kapal militer Israel hanya sekitar seratusan meter dari kapalnya. 

Tak lama setelah itu, Bambang mengirim sinyal SOS sesuai protokol misi.

Setelah pesan tersebut terkirim, kontak dengan Bambang terputus sepenuhnya.

Republika menyatakan lost contact dengan kedua jurnalisnya.

Konfirmasi Penangkapan

Setelah melalui masa ketidakpastian, Command Center Global Sumud Nusantara di Malaysia pada akhirnya mengonfirmasi bahwa kapal BoraLize (Bambang Noroyono) dan Kapal Ozgurluk (Thoudy Badai Rifan Billah) telah diintersepsi.

Militer Israel menangkap lima WNI termasuk kedua jurnalis Republika, sementara empat lainnya masih berlayar.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas