Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Antisipasi Hantavirus, Inggris Borong Pasokan Obat Avigan dari Jepang

Data dari berbagai penelitian dan uji coba pada hewan menunjukkan bahwa obat Avigan memiliki potensi besar untuk meningkatkan tingkat kesembuhan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Bobby W
Editor: Bobby Wiratama
zoom-in Antisipasi Hantavirus, Inggris Borong Pasokan Obat Avigan dari Jepang
HO/IST/AI/IST
WABAH HANTAVIRUS - Foto ini adalah foto ilustrasi yang dibuat dengan artificial intelligence(AI) soal penularan hantavirus. Virus Hanta atau hantavirus kembali menjadi sorotan publik setelah muncul laporan kasus di kapal pesiar MV Hondius yang berlayar menuju Tenerife, Spanyol, di mana tiga penumpang dilaporkan meninggal dunia akibat infeksi tersebut. 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Jepang mengirimkan pasokan obat antiviral Avigan ke Inggris atas permintaan resmi berdasarkan nota kesepahaman (MoU) bilateral kedua negara untuk antisipasi hantavirus
  • Langkah medis ini diambil setelah Inggris menerima dan menampung evakuasi penumpang kapal pesiar klaster hantavirus dari Samudra Atlantik, termasuk di dalamnya terdapat satu WN Jepang.
  • Meski belum ada obat paten untuk hantavirus, uji coba Avigan pada hewan menunjukkan potensi peningkatan kelangsungan hidup pasien

 

TRIBUNNEWS.COM - Ancaman nyata penyakit hantavirus yang menjadi sorotan dunia internasional membuat sejumlah negara mulai melakukan langkah antisipasi serius.

Satu di antaranya ditunjukkan oleh Pemerintah Inggris yang menjalin kerjasama dengan negara lain untuk mengantisipasi potensi bahaya penyakit tersebut.

Adapun pemerintah Jepang dipercaya menjadi mitra resmi oleh Inggris dalam mengantisipasi penyebaran hantavirus.

Keseriusan kerjasama tersebut bisa dilihat dari langkah penyaluran bantuan obat antiviral Avigan dari jaringan stok nasional Jepang ke Inggris pada Jumat lalu (15/5/2026).

Melansir dari Japan Times, langkah ini diambil sebagai respons cepat guna mengantisipasi lonjakan wabah hantavirus, seperti yang disampaikan oleh Menteri Kesehatan Jepang, Kenichiro Ueno, pada Senin (18/5/2026).

Inggris sendiri diketahui telah menerima dan menampung para penumpang dari kapal pesiar yang menjadi episentrum klaster hantavirus selama pelayaran di Samudra Atlantik.

Rekomendasi Untuk Anda

Di antara para penumpang yang dievakuasi tersebut, terdapat satu orang warga negara Jepang.

Menurut keterangan resmi dari Kementerian Kesehatan Jepang, pengiriman obat Avigan ini dilakukan atas permintaan langsung dari pemerintah Inggris, yang didasarkan pada nota kesepahaman (MoU) bilateral antara kedua negara.

Potensi Obat Avigan Melawan Hantavirus

Baca juga: Prancis-Belanda Umumkan Hasil Tes Hantavirus Kontak Erat, Apakah Positif Terinfeksi?

Hingga saat ini, memang belum ada metode pengobatan medis yang secara paten terbukti dapat menyembuhkan total infeksi hantavirus

Namun, data dari berbagai penelitian dan uji coba pada hewan menunjukkan bahwa obat Avigan memiliki potensi besar untuk meningkatkan tingkat kesembuhan dan kelangsungan hidup pasien yang terinfeksi.

Pemerintah Jepang juga memastikan bahwa pengiriman bantuan ke Inggris ini sama sekali tidak mengganggu atau mengurangi ketersediaan stok obat Avigan untuk kebutuhan dalam negeri Jepang sendiri.

Menteri Ueno menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada pemerintah Inggris atas kebaikan mereka yang mau mengangkut warga negara Jepang menggunakan pesawat carter, sekaligus memfasilitasi pemantauan kesehatan yang ketat selama berada di sana.

"Kami akan terus bekerja sama secara erat dengan komunitas internasional demi mencegah penyebaran infeksi ini meluas," ujar Ueno.

Respons Terkait Ebola

Selain memaparkan peta jalan penanganan hantavirus, dalam kesempatan yang sama Menteri Ueno juga turut memberikan tanggapan resmi pemerintah terkait dinamika kesehatan global lainnya.

Hal ini merespons keputusan terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang resmi menetapkan status Darurat Kesehatan Masyarakat yang Menjadi Perhatian Internasional (PHEICI) atas lonjakan wabah Ebola di Kongo dan Uganda.

Menyikapi status darurat dari badan kesehatan dunia tersebut, Ueno mengimbau agar masyarakat Jepang tetap tenang, rasional, dan tidak mengekspresikan kepanikan yang berlebihan di ruang publik.

Pemerintah Jepang mengklaim telah memperketat pintu masuk bandara internasional dan pelabuhan sebagai bentuk kewaspadaan berlapis.

"Sistem surveilans kita berjalan dengan sangat baik. Untuk saat ini, berdasarkan analisis epidemiologi dari para pakar, kami menilai risiko terjadinya penularan lokal atau pecahnya wabah Ebola di dalam negeri Jepang masih berada pada level yang sangat rendah," pungkasnya optimis.

(Tribunnews.com/Bobby)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas