Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Cockroach Janta Party: Viral 'Partai Kecoak' di India, Apa Itu?

Cockroach Janta Party (CJP) viral di India sebagai gerakan satire politik yang menggunakan simbol kecoak untuk menyuarakan frustrasi anak muda.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Suci BangunDS

Ringkasan Berita:
  • Cockroach Janta Party (CJP) viral di India sebagai gerakan satire politik yang menggunakan simbol kecoak untuk menyuarakan frustrasi anak muda terhadap pemerintah Narendra Modi.
  • Gerakan ini muncul setelah komentar kontroversial hakim Surya Kant yang menyamakan sebagian anak muda pengangguran dengan kecoak.
  • Pendiri CJP, Abhijeet Dipke, menyebut gerakan tersebut berpotensi mengubah wacana politik India meski saat ini masih didominasi aktivitas daring.

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah partai politik parodi bernama Cockroach Janta Party (CJP), dengan kecoak sebagai simbolnya, viral di media sosial India karena menggunakan humor menjadi bentuk protes politik.

Meme dan video pendek yang mengejek korupsi, pengangguran, serta situasi politik di bawah pemerintahan Partai Bharatiya Janata (BJP) pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi membanjiri media sosial.

Jutaan pengguna memakai simbol kecoak, yang dikenal mampu bertahan hidup dalam kondisi sulit, sebagai lambang ketahanan yang jenaka.

Kebangkitan gerakan online ini berlangsung sangat cepat.

Mengutip TRT World, Partai Cockroach Janta atau CJP mendirikan situs web dan akun media sosialnya pada Sabtu (16/5/2026).

Menurut penelusuran Tribunnews pada Jumat (22/5/2026), akun Instagram mereka telah mengumpulkan lebih dari 20 juta pengikut, jauh melampaui 9,1 juta pengikut akun Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa di bawah Narendra Modi.

Rekomendasi Untuk Anda

“Semua ini bukan disengaja,” kata pendiri CJP, Abhijeet Dipke, kepada Associated Press.

Ia mengatakan kebangkitan gerakan tersebut mencerminkan meningkatnya frustrasi anak muda India terhadap partai penguasa sayap kanan.

“Sebenarnya, kaum mudalah yang sangat frustrasi. Mereka tidak memiliki saluran untuk menyalurkan emosi mereka. Mereka benar-benar marah kepada pemerintah,” kata Dipke, seorang ahli strategi komunikasi politik dan mahasiswa Universitas Boston.

Awal Mula Munculnya CJP

CJP muncul setelah pernyataan Ketua Mahkamah Agung sekaligus sekutu Modi, Surya Kant, memicu reaksi keras di kalangan anak muda India.

Baca juga: India: Gerakan para "Kecoak" Kian Santer

Ia marah akibat pengangguran, kenaikan biaya hidup, dan kebocoran soal ujian pemerintah yang mengganggu perekrutan tenaga kerja.

Dalam sidang pekan lalu, Kant mengkritik apa yang ia sebut sebagai “parasit” yang menyerang lembaga-lembaga negara.

Ia membandingkan sebagian anak muda pengangguran serta aktivis dengan kecoak.

“Ada anak muda seperti kecoak yang tidak mendapatkan pekerjaan atau tempat di dunia kerja,” kata Kant.

Ia menilai sebagian dari mereka kemudian beralih ke aktivisme media sosial, jurnalisme, atau kampanye kepentingan publik dan mulai menyerang semua pihak.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas