Ledakan Terdengar di Bandar Abbas Iran, Ada Dugaan Akibat Serangan Rudal
Sejumlah ledakan terdengar di Bandar Abbas, Iran, dengan laporan yang menyebut bandara setempat diduga terkena serangan rudal.
Penulis:
Tiara Shelavie
Editor:
Dwi Setiawan
Ringkasan Berita:
- Sejumlah ledakan terdengar di Bandar Abbas, Iran, dengan laporan yang menyebut bandara setempat diduga terkena serangan rudal.
- Sumber Iran mengklaim terjadi baku tembak antara IRGC dan kapal di laut sebelum jet tempur AS menyerang kapal-kapal IRGC.
- Insiden ini terjadi saat Iran dan AS masih menjalani gencatan senjata serta melanjutkan pembahasan perdamaian di Qatar.
TRIBUNNEWS.COM - Beberapa ledakan terdengar di kota pelabuhan Bandar Abbas, Iran, Selasa (26/5/2026) dini hari.
Penyebab ledakan tersebut masih belum jelas, menurut kantor berita resmi Iran, IRNA.
Namun, muncul laporan yang saling bertentangan terkait insiden itu.
Media Iran, Tabnak, melaporkan bahwa landasan pacu di Bandara Bandar Abbas telah dihantam rudal.
Tak lama kemudian, kantor berita Mehr melaporkan situasi di Bandar Abbas terkendali dan tidak ada alasan untuk khawatir setelah ledakan tersebut.
Belum ada detail lebih lanjut mengenai penyebab maupun luasnya insiden yang dilaporkan.
Sekitar tiga ledakan terdengar, menurut Tasnim, kantor berita semi-resmi Iran lainnya.
Sementara itu, kantor berita Fars mengatakan suara serupa juga terdengar di dekat Sirik dan Jask, wilayah yang berada dekat Selat Hormuz.
Mengutip Britannica, Bandar Abbas merupakan kota pelabuhan di Selat Hormuz sekaligus gerbang maritim utama Iran.
Kota ini menjadi pusat aktivitas pelayaran Iran dan juga berfungsi sebagai ibu kota Provinsi Hormozgan.
Bandar Abbas terletak di pantai utara Teluk Hormuz, berhadapan dengan Pulau Qeshm, Larak, dan Hormuz.
Baca juga: Iran Disebut Buka Lagi Selat Hormuz 30 Hari setelah Negosiasi Damai Kelar
Jet AS Serang Kapal IRGC Dekat Bandar Abbas
Hampir pada saat yang sama, koresponden Al Jazeera, Ali Hashem, mengatakan sebuah sumber Iran mengklaim tembakan hebat yang terdengar di dekat Bandar Abbas dimulai setelah IRGC menargetkan sebuah kapal di laut.
Setelah itu, jet tempur AS disebut menyerang kapal-kapal angkatan laut IRGC di Teluk.
Menurut sumber tersebut, beberapa personel Angkatan Laut IRGC tewas.
“Situasinya masih berkembang,” kata sumber itu.