Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jerman Khawatir Israel Perluas Kontrol di Gaza

Pemerintah Jerman menyatakan keprihatinan atas rencana Israel memperluas kontrol wilayah di Jalur Gaza.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Jerman Khawatir Israel Perluas Kontrol di Gaza
/Nidal Eshtayeh
TEPI BARAT -Pemukim Israel menyerang seorang jurnalis di desa Beita, selatan Nablus di Tepi Barat, pada 8 November 2025. Pemerintah Jerman menyatakan keprihatinan atas rencana Israel memperluas kontrol wilayah di Jalur Gaza. (Photo by Nidal Eshtayeh/Xinhua) 
Ringkasan Berita:
  • Jerman menilai rencana Israel memperluas kontrol di Gaza dapat memperburuk kondisi kemanusiaan dan menghambat penyaluran bantuan.
  • Kanselir dan Menteri Luar Negeri Jerman menegaskan pembagian wilayah Gaza tidak boleh bersifat permanen.
  • Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim Israel kini menguasai 60 persen Gaza dan ingin memperluasnya menjadi 70 persen.

 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Jerman menyampaikan keprihatinannya terhadap rencana Israel memperluas kontrol wilayah di Jalur Gaza yang dinilai dapat memperumit penyaluran bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina, Jumat (29/5/2026).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman, Kathrin Deschauer, mengatakan Berlin memandang serius laporan mengenai langkah Israel tersebut.

“Kami melihat pengumuman ini dan laporan tentang mereka dengan keprihatinan, dan jika ini terjadi, itu akan mempersulit upaya kami, terutama penyediaan bantuan kemanusiaan yang lebih penting bagi penduduk,” ujar Deschauer kepada wartawan di Berlin.

Ia menegaskan pemerintah federal Jerman menolak pembagian permanen wilayah Gaza dan mendukung upaya perdamaian melalui rencana 20 poin yang telah disepakati sebelumnya, mengutiip Anadolu Agency, Jumat (29/5/2026).

“Anda juga tahu bahwa itu adalah posisi pemerintah federal dan menteri luar negeri bahwa pembagian Gaza tidak bisa permanen dan tidak boleh disemen,” katanya.

Baca juga: Israel Blokir Kontak Sekjen PBB, Murka usai Dituding Terkait Kekerasan di Gaza

Deschauer juga meminta seluruh pihak yang terlibat konflik mematuhi rencana tersebut demi membuka peluang terciptanya perdamaian di kawasan.

Rekomendasi Untuk Anda

Pernyataan Jerman muncul setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengakui bahwa negaranya saat ini telah menguasai sekitar 60 persen wilayah Jalur Gaza.

Dalam sebuah seminar di Lembah Yordan yang dikutip media Israel Channel 12, Netanyahu mengatakan dirinya mengarahkan militer Israel untuk memperluas penguasaan hingga mencapai 70 persen wilayah Gaza.

“Kami saat ini mengendalikan 60 persen Jalur Gaza, dan arahan saya adalah bergerak menuju pengendalian 70 persen,” ujar Netanyahu.

Namun, Netanyahu tidak menjelaskan secara rinci bagaimana rencana tersebut akan dijalankan.

Sebelumnya, militer Israel pada Oktober tahun lalu mengklaim telah menguasai 53 persen wilayah Gaza setelah memindahkan apa yang disebut sebagai “garis kuning” dalam fase awal rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengakhiri perang di Gaza.

(*)

 

Sesuai Minatmu
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas