Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sejumlah Kuil di China Dilaporkan Tutup sejak Awal 2026

Berbagai lokasi kuil kini tidak lagi dapat diakses oleh wisatawan maupun umat karena pagar yang terkunci dan penutupan jalur pegunungan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Sejumlah Kuil di China Dilaporkan Tutup sejak Awal 2026
Tangkap Layar NKH World Japan
Xi Yongxin, mantan kepala biara Kuil Shaolin yang dijatuhi hukuman penjara 24 tahun atas dakwaan penggelapan dana dan suap.  

Ringkasan Berita:
  • Sejak Januari 2026, lebih dari 500 kuil Buddha dan Tao secara nasional, termasuk situs-situs ikonik seperti Gunung Wutai, Kuil Shaolin, dan Kuil Lingyin ditutup.
  • Berbagai lokasi kuil kini tidak lagi dapat diakses oleh wisatawan maupun umat karena pagar yang terkunci dan penutupan jalur pegunungan.
  • Analis menilai serangkaian tindakan ini, merupakan bagian dari upaya kontrol aset, penguasaan ekonomi, serta penanganan dinamika tekanan internal.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Situasi tak biasa dilaporkan terjadi di sejumlah kuil Buddha di Tiongkok pada 2026. 

Dikutip dari Mizzima, Selasa (2/6/2026), tempat pembakaran dupa terlihat tertutup debu di balik pagar terkunci, sedangkan wisatawan dan umat hanya bisa menyaksikan dari luar area kuil

“Apa yang dulunya merupakan ruang meditasi dan ketenangan sudah berubah,” ujar Analis geopolitik Sun Lee.

Menurut laporan tersebut, sejak Januari 2026, ada kampanye penutupan kuil secara nasional.

Data gabungan yang dikutip Mizzima menyebut lebih dari 500 kuil Buddha dan Tao ditutup.

Operasi tersebut melibatkan sejumlah lembaga.

Rekomendasi Untuk Anda

Beberapa lokasi terkenal seperti Gunung Wutai, Gunung Emei, Kuil Lingyin, Yongle, hingga Kuil Shaolin disebut ikut terdampak.

Di Kuil Shaolin, pengelola diperintahkan membongkar fasilitas komersial dan kios pada April lalu, dengan target pembersihan hingga akhir tahun.

Akses menuju sejumlah area pegunungan telah ditutup.

Laporan tersebut juga menyinggung pengusiran kepala biara Shaolin, Xi Yongxin, pada Juli 2025.

Pada 29 Mei 2026, pengadilan di Tiongkok menjatuhkan vonis kepada Shi Yongxin hukuman penjara 24 tahun atas dakwaan penggelapan dana dan suap. 

Kantor berita Xinhua milik pemerintah Cina melaporkan bahwa pengadilan di Provinsi Henan mengeluarkan putusan terhadap Shi Yongxin pada Jumat (29/05/2026).

Ia juga didenda 3,5 juta yuan, atau sekitar 517.000 dolar AS.

Kuil Shaolin dianggap sebagai tempat kelahiran seni bela diri Cina.

Pengadilan menyatakan bahwa Shi menggunakan posisinya sebagai kepala biara untuk menggelapkan sekitar 130 juta yuan, atau 19 juta dolar AS, selama lebih dari 20 tahun. Pengadilan menambahkan bahwa ia secara ilegal memperoleh total sekitar 40 juta dolar AS.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas