Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ukraina Ungkap Rusia Mau Lanjut Perang hingga Tahun 2027 atau 2028

Presiden Ukraina Zelenskyy mengungkap informasi intelijen Ukraina bahwa Rusia akan memperpanjang perang hingga tahun 2027 dan 2028.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ukraina Ungkap Rusia Mau Lanjut Perang hingga Tahun 2027 atau 2028
Facebook The White House
ZELENSKYY TEMUI TRUMP - Foto diunduh dari The White House, Jumat (5/6/2026), memperlihatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy bertemu dengan Presiden AS Donald Trump (tidak terlihat dalam foto) di Mar-a-Lago pada 29 Desember 2025. Pada 4 Juni 2026, Zelenskyy mengungkap informasi intelijen Ukraina bahwa Rusia akan memperpanjang perang hingga tahun 2027 dan 2028. 

Presiden Ukraina itu menilai keputusan-keputusan besar terkait perang hanya dapat diselesaikan melalui dialog langsung antarpemimpin negara. Karena itu, ia berharap Rusia bersedia duduk bersama untuk mencari solusi damai dan mengakhiri perang yang telah menimbulkan korban besar di kedua belah pihak.

Swedia Usul Cabut Perlindungan bagi Pria Ukraina Usia Militer

Menteri Migrasi Swedia Johan Forssell mengusulkan agar Uni Eropa tidak lagi memberikan perlindungan sementara kepada pria Ukraina yang masih berada dalam usia wajib militer dan baru datang ke Eropa sebagai pengungsi.

Menurut Forssell, Ukraina saat ini masih membutuhkan banyak personel untuk mempertahankan negaranya dari serangan Rusia. Karena itu, ia menilai lebih banyak pria Ukraina seharusnya tetap berada di negaranya dan ikut dalam upaya pertahanan.

"Sangat penting bagi kita untuk memberikan perlindungan kepada warga Ukraina, tetapi pada saat yang sama perang harus diperjuangkan dan dimenangkan. Agar hal itu terjadi, sangat penting agar lebih banyak pria tetap tinggal di Ukraina dan ikut berperang," kata Forssell.

Usulan tersebut hanya ditujukan bagi pengungsi baru dan tidak akan memengaruhi jutaan warga Ukraina yang saat ini sudah memperoleh perlindungan sementara di negara-negara Uni Eropa.

Negara-Negara Eropa Ingin Perketat Visa Turis Rusia

Sejumlah negara Eropa, termasuk Polandia, Swedia, Norwegia, dan negara-negara Baltik, meminta Uni Eropa memperketat pemberian visa wisata bagi warga Rusia.

Mereka menilai tidak pantas jika warga Rusia masih dapat menikmati liburan mewah di Eropa sementara perang di Ukraina terus berlangsung dan menimbulkan korban sipil.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya ingin tidak ada lagi akhir pekan belanja. Saya ingin tidak ada lagi perjalanan mewah ke Eropa sementara warga Ukraina tewas di medan perang," ujar Johan Forssell.

Dalam surat yang disampaikan kepada Uni Eropa, negara-negara tersebut menyatakan bahwa meningkatnya jumlah wisatawan Rusia di berbagai destinasi Eropa menjadi hal yang mengkhawatirkan di tengah berlanjutnya konflik, lapor The Guardian.

Zelenskyy Kembali Ajak Putin Bertemu Langsung

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, kembali mendorong upaya diplomasi dengan mengirim surat terbuka kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Dalam surat itu, Zelenskyy mengusulkan pertemuan tatap muka untuk membahas penyelesaian perang secara langsung. Ia bahkan menyebut beberapa negara yang dapat menjadi tuan rumah perundingan, seperti Swiss, Turki, maupun negara-negara Arab.

"Para pemimpinlah yang menyelesaikan isu-isu kunci. Itu selalu terjadi, dan akan selalu demikian. Saya mengusulkan untuk menetapkan tanggal yang jelas untuk pertemuan tersebut," tulis Zelenskyy.

Usulan tersebut menjadi salah satu langkah terbaru Ukraina untuk membuka peluang negosiasi damai setelah perang berlangsung selama lebih dari empat tahun.

Trump dan Kremlin Tanggapi Usulan Pertemuan Rusia-Ukraina

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyambut positif kemungkinan pertemuan antara Zelenskyy dan Putin.

Menurut Trump, Amerika Serikat turut berperan dalam mendorong proses perdamaian dan kedua pihak perlu bersedia melakukan kompromi jika ingin mencapai kesepakatan.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas