Tilap Inggris, AS Ingin Beli Kepulauan Chagos dari Mauritius
Amerika Serikat sedang mempertimbangkan rencana membeli Kepulauan Chagos dari Mauritius tanpa melalui Inggris.
Editor:
Choirul Arifin
Ringkasan Berita:
- Amerika Serikat sedang mempertimbangkan rencana membeli Kepulauan Chagos dari Mauritius tanpa melalui Inggris.
- Kepulauan Chagos adalah gugusan lebih dari 60 pulau tropis di Samudra Hindia yang kini menjadi pusat sengketa kedaulatan antara Inggris dan Mauritius.
- Pulau terbesar di kepulauan ini yakni Diego Garcia, disewakan oleh Inggris kepada militer Amerika Serikat sejak awal tahun 1970-an.
TRIBUNNEWS.COM, LONDON - Amerika Serikat sedang mempertimbangkan rencana membeli Kepulauan Chagos dari Mauritius tanpa melalui Inggris.
Laporan media Inggris, Telegraph, pada 7 Juni 2026 menyebutkan, para pejabat AS telah menyusun proposal untuk melewati Inggris dan membuat kesepakatan sendiri untuk mengambil alih Diego Garcia, menurut laporan tersebut.
Rencana tersebut termasuk di antara beberapa opsi yang sedang disusun oleh Gedung Putih, dalam sebuah dokumen yang bertujuan untuk memberikan alternatif bagi Perdana Menteri Inggris Keir Starmer yang menyerahkan kedaulatan kepulauan Samudra Hindia kepada Mauritius, menurut laporan tersebut.
“Presiden Trump konsisten dengan posisinya bahwa Inggris tidak boleh menyerahkan Wilayah Samudra Hindia Inggris, yang mencakup fasilitas militer gabungan AS-Inggris di atol Diego Garcia,” kata seorang pejabat AS kepada Reuters.
“Lokasi strategis Diego Garcia di Samudra Hindia menjadikannya instalasi militer vital dan sangat diperlukan yang memiliki arti penting bagi keamanan nasional Amerika Serikat,” kata pejabat tersebut.
Dia mengatakan, AS tetap melakukan diskusi rutin dengan Inggris untuk menjaga kelangsungan pulau tersebut sebagai platform keamanan regional.
Kepulauan Chagos adalah gugusan lebih dari 60 pulau tropis di Samudra Hindia yang kini menjadi pusat sengketa kedaulatan antara Inggris dan Mauritius.
Secara historis dan jika mengacu pada hukum internasional, kepulauan ini merupakan wilayah dekolonisasi yang diperjuangkan oleh Mauritius sebagai bagian integral dari teritori negara mereka.
Baca juga: Latihan Amfibi Marinir AS di Diego Garcia Picu Spekulasi Operasi Darat ke Iran, Perang Darat Segera?
Kepulauan ini terletak sekitar 1.287 kilometer di timur laut Mauritius dan 500 kilometer di selatan Maladewa.
Area daratannya terdiri dari 55 pulau karang dataran rendah dengan total luas daratan hanya sekitar 56 hingga 64 kilometer persegi, yang tersebar di wilayah perairan seluas 50.000 kilometer persegi
Atol terbesarnya adalah Diego Garcia, yang menjadi pusat instalasi militer. Pulau terbesar ini disewakan oleh Inggris kepada militer Amerika Serikat sejak awal tahun 1970-an.
Pangkalan ini berfungsi sebagai fasilitas pendukung angkatan laut dan pangkalan udara strategis AS di kawasan Samudra Hindia.
Pada bulan April, pemerintah Inggris menunda kesepakatan untuk menyerahkan kedaulatan Kepulauan Chagos, tempat pangkalan udara Diego Garcia milik AS-Inggris berada, yang telah dikritik oleh Presiden AS Donald Trump.
Baca juga: Serangan Iran ke Diego Garcia Dinilai Ubah Peta Kekuatan Militer AS dan Sekutunya
Pada bulan Februari, Trump mengatakan kesepakatan itu adalah "kesalahan besar."
Sebelum kemerdekaan, Kepulauan Chagos adalah bagian dari wilayah kolonial Prancis (Isle de France) yang kemudian dikelola di bawah pemerintahan Mauritius.Pemisahan Administratif:
Tahun 1965, menjelang kemerdekaan Mauritius, Inggris memisahkan Chagos dari Mauritius dan membentuk wilayah Samudra Hindia Britania (BIOT).
Inggris pernah memaksa pindah sekitar 2.000 penduduk asli Chagos antara tahun 1967 hingga 1973 agar Amerika Serikat dapat membangun pangkalan militer di Diego Garcia.
Mauritius mengklaim kedaulatan penuh atas Chagos berdasarkan sejarah kolonial dan dukungan dari Mahkamah Internasional (ICJ) serta PBB yang menyatakan proses pemisahan tersebut tidak sah.
TST
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.