Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Siapa Eitan Gilboa? Tentara Israel yang Jadi Target Gugatan Aktivis Pro-Palestina

HRF menyatakan bahwa Gilboa merupakan anggota batalion teknik tempur cadangan Angkatan Pertahanan Israel (IDF).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Siapa Eitan Gilboa? Tentara Israel yang Jadi Target Gugatan Aktivis Pro-Palestina
khaberni/tangkap layar
MAU CAPLOK GAZA - Personel Tentara Israel (IDF) dari Batalyon Tank Tempur di Jalur Gaza. Israel menyatakan bersiap mencaplok Gaza dan menduduki wilayah Kantung Palestina itu selama Hamas tidak membebaskan sandera dan melepaskan kendali atas Jalur Gaza. 

Siapa Eitan Gilboa? Tentara Israel yang Jadi Target Gugatan Aktivis Pro-Palestina

Ringkasan Berita:
  • Yayasan Hind Rajab Foundation (HRF) meminta pemerintah India menangkap tentara cadangan Israel, Eitan Gilboa, yang sedang berada di Himachal Pradesh.
  • HRF menuduh Gilboa terlibat dalam tindakan yang dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang selama operasi militer Israel di Gaza.
  • Hingga kini pemerintah India belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan tersebut.
 

 

TRIBUNNEWS.COM – Seorang tentara cadangan Israel bernama Eitan Gilboa menjadi sorotan setelah organisasi hak asasi manusia berbasis di Brussel, Hind Rajab Foundation (HRF), meminta pemerintah India menangkap dan menyelidikinya atas dugaan keterlibatan dalam kejahatan perang di Jalur Gaza.

Permintaan tersebut diajukan ketika Gilboa diketahui sedang berlibur di negara bagian Himachal Pradesh, India utara, salah satu destinasi populer bagi wisatawan asal Israel.

Dalam pernyataannya, HRF menuduh Gilboa terlibat dalam operasi militer Israel di Gaza yang diduga melanggar hukum humaniter internasional.

Baca juga: Eks-Pejabat Tinggi Israel: IDF Potensial Ulangi Kekalahan Memalukan di Lebanon pada Tahun 2000

Organisasi itu mengklaim terdapat dokumentasi foto dan video yang menunjukkan aktivitas Gilboa selama operasi militer di wilayah Khan Younis dan Rafah.

HRF menyatakan bahwa Gilboa merupakan anggota batalion teknik tempur cadangan Angkatan Pertahanan Israel (IDF).

Rekomendasi Untuk Anda

Organisasi tersebut berpendapat kalau India memiliki kewajiban hukum untuk menyelidiki dugaan pelanggaran berat hukum perang apabila individu yang dituduh berada di wilayahnya, mengacu pada Konvensi Jenewa yang juga telah diratifikasi India.

Namun hingga saat ini belum ada tanggapan resmi dari Kementerian Dalam Negeri maupun Kementerian Luar Negeri India terkait permintaan tersebut.

Selain itu, belum ada putusan pengadilan atau pernyataan resmi dari otoritas India yang menyatakan Gilboa bersalah atas tuduhan yang dilayangkan kepadanya.

Fenomena "Hummus Trail"

Kasus ini juga kembali menyoroti fenomena yang dikenal sebagai "Hummus Trail", yakni jalur perjalanan populer yang sering ditempuh wisatawan Israel, terutama setelah menyelesaikan masa wajib militer.

Selama lebih dari dua dekade, India menjadi salah satu tujuan favorit bagi ribuan warga Israel yang ingin berwisata setelah menjalani dinas militer.

Kawasan seperti Himachal Pradesh dan Goa dikenal memiliki komunitas wisatawan Israel yang cukup besar.

Menurut sejumlah kajian sosial, perjalanan tersebut sering dipandang sebagai kesempatan bagi mantan personel militer untuk beristirahat dan mengurangi tekanan psikologis setelah menjalani tugas yang berat.

Banyak wisatawan Israel memilih menghabiskan waktu di kawasan pegunungan Himalaya, mengikuti kegiatan alam, atau berkumpul dalam komunitas sesama pelancong asal Israel.

Latar Belakang Hind Rajab Foundation

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas