Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
NBA

Sorakan Ejekan Menggema! Trump Jadi Sasaran Fans Saat Nonton Final NBA

Trump disoraki fans saat nonton final NBA di New York. Pengamanan super ketat bikin Madison Square Garden berubah bak zona steril.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
Ringkasan Berita:
  • Donald Trump disoraki dan diejek fans saat wajahnya muncul di layar raksasa Madison Square Garden sebelum final NBA New York Knicks vs San Antonio Spurs.
  • Kehadiran Trump sebagai presiden aktif pertama yang menonton final NBA memicu pengamanan super ketat hingga penutupan jalan di sekitar arena, yang dikeluhkan banyak penggemar Knicks.
  • Di tengah kontroversi dan suasana politik yang memanas, New York Knicks tetap menang 115-111 atas Spurs dan unggul 3-0 di final NBA.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi sorotan saat menghadiri pertandingan final NBA antara New York Knicks melawan San Antonio Spurs di Madison Square Garden, New York, Senin malam (8/6/2026).

Dalam cuplikan video yang beredar di media sosial, Trump terlihat tersenyum sambil memberi hormat ketika wajahnya ditampilkan di layar video utama arena selama sekitar delapan detik.

Namun tak lama setelah wajah Presiden AS itu muncul di layar raksasa, suasana di dalam Madison Square Garden mendadak memanas.

Sorakan keras hingga ejekan terdengar dari berbagai sudut arena ketika kamera menyorot Trump bersamaan dengan lagu kebangsaan Amerika Serikat, “The Star-Spangled Banner”, yang sedang dinyanyikan sebelum pertandingan dimulai.

Reaksi penonton kemudian berubah drastis saat tayangan layar beralih menampilkan para pemain New York Knicks. 

Ribuan penggemar langsung memberikan sorakan meriah untuk tim tuan rumah yang tengah menjalani final NBA pertama mereka sejak 1999.

Momen tersebut dengan cepat menjadi perhatian publik Amerika Serikat dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Hadir Sebagai Tamu Pemilik Knicks

Rekomendasi Untuk Anda

Trump diketahui hadir sebagai tamu pemilik New York Knicks, James Dolan. Kehadirannya sekaligus menandai momen bersejarah ia menjadi presiden aktif pertama Amerika Serikat yang menghadiri pertandingan final NBA secara langsung.

Sebelumnya, Trump memang dikenal sering hadir di berbagai ajang olahraga besar selama masa jabatannya, mulai dari Super Bowl, Daytona 500, hingga Ryder Cup.

Namun penampilannya di Madison Square Garden memiliki arti tersendiri karena Trump dikenal sebagai penggemar lama New York Knicks sejak era kejayaan tim pada tahun 1990-an.

Baca juga: NBA All Star 2026 Format Baru, Tim USA vs World

Selain Trump, mengutip The Times sejumlah tokoh terkenal juga terlihat hadir dalam pertandingan tersebut, termasuk Spike Lee, Timothée Chalamet, Ben Stiller, Jon Stewart, hingga Tracy Morgan.

Wali Kota New York City Zohran Mamdani juga turut hadir dan mengaku membeli tiket berdiri seharga sekitar 1.000 dolar AS demi menyaksikan langsung pertandingan final tersebut.

Kawasan Madison Square Garden Ditutup Total

Kehadiran Presiden Amerika Serikat Donald Trump di final NBA di Madison Square Garden tak hanya menjadi sorotan publik, tetapi juga memicu keluhan dari sejumlah penggemar New York Knicks karena dinilai mengubah suasana pertandingan.

Rich Becker, penggemar Knicks asal Queens, mengatakan pengamanan besar-besaran membuat pengalaman menonton pertandingan terasa berbeda dari biasanya. 

Menurutnya, pesta nonton bareng luar ruangan yang selama ini rutin digelar di sekitar Madison Square Garden juga dibatalkan demi alasan keamanan.

“Ini mengubah segalanya. Saya rasa seharusnya dia tidak datang malam ini,” ujar Becker.

Keluhan serupa disampaikan Joanne Cadden, pendukung Knicks asal Bronx yang mengaku kecewa karena atmosfer pesta basket yang biasanya meriah berubah menjadi suasana penuh pemeriksaan keamanan.

“Dia bisa saja memilih hari lain. Malam ini seharusnya milik para penggemar Knicks,” kata Cadden yang telah mengikuti Knicks sejak era 1990-an.

Ia bahkan menyebut area sekitar Madison Square Garden malam itu lebih mirip “penjara” karena dipenuhi pagar pembatas dan pos pemeriksaan keamanan.

Pengamanan ketat diberlakukan setelah kepolisian New York menutup sejumlah ruas jalan di sekitar arena pertandingan. 

Komisaris NYPD Jessica Tisch menyebut kawasan tersebut sebagai “zona beku” karena hanya pemegang tiket, petugas resmi, dan pihak berkepentingan yang diperbolehkan masuk.

Penutupan dilakukan di area West 30th hingga West 35th Street serta Sixth Avenue sampai Eighth Avenue sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kerumunan besar. 

Mengingat sebelumnya, ribuan fans Knicks sempat turun ke jalan merayakan kemenangan tim mereka di Game 2 final NBA.

Selain menutup jalan, pihak keamanan juga memasang pagar setinggi sekitar tiga meter di sekitar arena. Pengunjung diminta datang dua jam lebih awal karena pemeriksaan diperketat, termasuk penerapan larangan membawa tas ke dalam arena.

Meski suasana di luar arena dipenuhi pengamanan dan kontroversi politik, New York Knicks tetap berhasil meraih kemenangan penting atas San Antonio Spurs dengan skor 115-111.

Hasil tersebut membuat Knicks unggul 3-0 dalam seri final NBA dan semakin dekat untuk meraih gelar juara pertama mereka sejak tahun 1973.

Bagi sebagian besar pendukung Knicks, pertandingan itu tetap menjadi malam bersejarah meski dibayangi kehadiran Donald Trump dan pengamanan besar-besaran di Madison Square Garden.

(Tribunnews.com / Namira)

Sesuai Minatmu
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas