Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rusia Diguncang Berbagai Ledakan, Pejabat Militer Tewas dalam Bom Mobil

Rusia melaporkan sejumlah ledakan yang terjadi pada hari Selasa. Pejabat militer yang bertugas terkait amunisi berat tewas dalam bom mobil.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Rusia Diguncang Berbagai Ledakan, Pejabat Militer Tewas dalam Bom Mobil
Kremlin
PRESIDEN RUSIA PUTIN - Foto diunduh dari Kepresidenan Rusia, Selasa (25/5/2026), memperlihatkan upacara penyambutan resmi untuk Presiden Rusia Vladimir Putin di Beijing, China, pada 20 Mei 2026. Pada 9 Juni 2026, Rusia melaporkan sejumlah ledakan yang terjadi pada hari Selasa. Pejabat militer yang bertugas terkait amunisi berat tewas dalam bom mobil. 

Ringkasan Berita:
  • Sejumlah insiden keamanan mengguncang berbagai wilayah Rusia, termasuk ledakan bom mobil di Balashikha, Moskow, yang menewaskan seorang pejabat militer senior.
  • Serangan drone juga menyasar infrastruktur energi, seperti kebakaran depot minyak di Krasnodar dan tangki bahan bakar di Rostov yang berbatasan dengan Ukraina.
  • Di Dagestan, ledakan pipa gas di Kizilyurt memicu kebakaran di stasiun distribusi gas.

TRIBUNNEWS.COM - Perang antara Rusia dan Ukraina memasuki hari ke-1.568 pada Rabu (10/6/2026).

Sejumlah insiden keamanan mengguncang berbagai wilayah Rusia, mulai dari ledakan bom mobil hingga serangan drone yang menyasar fasilitas energi penting.

Di Balashikha, wilayah Moskow, sebuah bom mobil dilaporkan meledak dan menewaskan seorang pejabat militer senior yang disebut bertanggung jawab atas pasokan amunisi berat.

Sosok tersebut diidentifikasi sebagai Damir Davydov, kepala sayap rudal dan artileri Kementerian Pertahanan Rusia.

Tidak lama setelah itu, bom mobil kedua ditemukan dan berhasil diledakkan secara terkendali oleh pihak berwenang di barat daya Moskow.

Gelombang serangan juga menyasar infrastruktur energi di beberapa wilayah Rusia. Di Krasnodar, kebakaran depot minyak memicu kepanikan warga.

Rekomendasi Untuk Anda

Gubernur wilayah tersebut, Veniamin Kondratyev, menyatakan, “Dengan latar belakang situasi sulit di wilayah tetangga, banyak orang memutuskan untuk menimbun bensin, yang menyebabkan pembelian panik buatan.”

Sementara itu di Rostov, serangan drone dilaporkan menyebabkan kebakaran di tangki bahan bakar.

Gubernur Yuri Slyusar mengatakan serangan terjadi di distrik Millerovsky yang berbatasan langsung dengan Ukraina, meski ia menegaskan belum ada laporan korban jiwa.

Di Dagestan, ledakan besar terjadi di kota Kizilyurt setelah pipa gas meledak dan memicu kebakaran di stasiun distribusi gas.

Baca juga: Uni Eropa Usulkan Sanksi ke-21 untuk Rusia, Larang Eks Kombatan Masuk Negara UE

Serangan juga terjadi di wilayah Samara, ketika kota Novokuibyshevsk—yang memiliki kilang minyak Rosneft—diserang drone pada dini hari.

Gubernur Vyacheslav Fedorishchev menyebut wilayah udara sempat ditutup akibat insiden tersebut, lapor Suspilne.

Perang Rusia Memicu Ketegangan Ekonomi dan Kepanikan Bahan Bakar

Serangan terhadap infrastruktur energi Rusia berdampak langsung pada kondisi ekonomi dan masyarakat sipil.

Di Krasnodar, kelangkaan bahan bakar memicu pembelian panik setelah serangan terhadap depot minyak di Ust-Labinsk.

Warga dilaporkan menimbun bensin karena kekhawatiran gangguan pasokan yang semakin meluas di wilayah selatan dan Krimea.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas