Taiwan Uji Coba Tembakkan Rudal HIMARS Buatan AS ke Arah Daratan Tiongkok
Sekitar 36 rudal HIMARS AS ditembakkan Taiwan ke perairan yang menghadap daratan utama China dalam latihan tempur.
Penulis:
Hasiolan Eko P Gultom
Bagi pemerintah Taiwan, modernisasi alat utama sistem persenjataan dipandang penting untuk meningkatkan kemampuan pertahanan dan daya tangkal terhadap potensi ancaman.
Taiwan, Titik Sensitif Hubungan AS-China
Persoalan Taiwan selama puluhan tahun menjadi salah satu isu paling sensitif dalam hubungan antara Amerika Serikat dan China.
Pemerintah China menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayah kedaulatannya berdasarkan prinsip "Satu China" (One China Policy) dan menolak segala bentuk dukungan internasional yang dapat dianggap mendorong kemerdekaan pulau tersebut.
Sementara itu, Amerika Serikat secara resmi tidak mengakui Taiwan sebagai negara merdeka, tetapi tetap mempertahankan hubungan tidak resmi yang erat dan menjadi pemasok utama persenjataan bagi Taipei.
Penjualan senjata Amerika kepada Taiwan selama ini selalu mendapat protes keras dari Beijing yang menilainya sebagai bentuk campur tangan terhadap urusan dalam negeri China.
Peringatan dari Beijing
Pemerintah China berulang kali menegaskan bahwa isu Taiwan merupakan kepentingan inti nasional yang tidak dapat dinegosiasikan.
Dalam pertemuannya dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Beijing bulan lalu, Presiden China Xi Jinping disebut menegaskan bahwa Taiwan adalah persoalan paling penting dalam hubungan kedua negara.
Xi juga memperingatkan bahwa kesalahan dalam menangani isu tersebut dapat membawa hubungan China dan Amerika Serikat ke situasi yang "sangat berbahaya."
Beijing secara konsisten menyatakan menginginkan reunifikasi secara damai dengan Taiwan. Namun, pemerintah China juga tidak pernah menutup kemungkinan menggunakan kekuatan apabila muncul tindakan yang dianggap mengarah pada pemisahan permanen atau kemerdekaan resmi Taiwan.
Makna Strategis Latihan HIMARS
Latihan tembak menggunakan HIMARS memiliki arti yang lebih luas daripada sekadar kegiatan militer rutin.
Bagi Taiwan, latihan tersebut merupakan cara menunjukkan kesiapan mempertahankan wilayahnya sekaligus meningkatkan kemampuan operasional pasukan.
Bagi Amerika Serikat, keberadaan sistem persenjataan modern di Taiwan menjadi bagian dari strategi menjaga keseimbangan kekuatan di kawasan Indo-Pasifik.
Sementara bagi China, latihan tersebut dapat dipandang sebagai simbol semakin kuatnya kerja sama keamanan antara Washington dan Taipei.
Karena itu, setiap aktivitas militer di Selat Taiwan sering kali memiliki dampak diplomatik yang jauh lebih besar dibandingkan nilai taktisnya.
Selat Taiwan merupakan salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia dan berada di pusat rantai pasok industri teknologi global, termasuk produksi semikonduktor.