Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
3 - 1
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Kesepakatan AS-Iran Dianggap Jadi 'Pengubah Permainan', PM Kanada: Melebihi Ekspektasi Saya

Mengutip kesepakatan AS-Iran, PM Kanada mengatakan Iran tidak akan mengembangkan atau memperoleh senjata nuklir.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Nuryanti
zoom-in Kesepakatan AS-Iran Dianggap Jadi 'Pengubah Permainan', PM Kanada: Melebihi Ekspektasi Saya
Facebook Mark Carney
MARK CARNEY - Foto ini diambil dari akun Facebook Mark Carney pada Kamis (31/7/2025), memperlihatkan Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu dengan rakyatnya pada 12 Mei 2025. Mengutip kesepakatan AS-Iran, PM Kanada mengatakan Iran tidak akan mengembangkan atau memperoleh senjata nuklir. 
Memuat video…

Ringkasan Berita:
  • Nota kesepahaman (MoU) ditandatangani antara AS dan Iran secara elektronik pada Minggu (14/6/2026).
  • Kesepakatan tersebut, yang belum dirilis secara publik, menguraikan gencatan senjata awal dan menyerukan pencabutan segera blokade angkatan laut di Selat Hormuz.
  • Mengutip kesepakatan tersebut, PM Kanada mengatakan Iran tidak akan mengembangkan atau memperoleh senjata nuklir.

TRIBUNNEWS.COM - Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, mengatakan ia melihat kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran sebagai "pengubah permainan."

Kanada dan AS adalah sekutu dekat, mitra strategis, dan tetangga yang berbagi perbatasan darat.

Nota kesepahaman (MoU) ditandatangani antara AS dan Iran secara elektronik pada Minggu (14/6/2026).

Kesepakatan itu mencakup penghentian operasi militer di semua lini dan pembukaan kembali Selat Hormuz, sekaligus membuka jalan bagi pembicaraan tentang program nuklir Iran yang terkait dengan pencabutan sanksi.

Upacara penandatanganan dijadwalkan pada Jumat (19/6/2026) di Swiss.

Kesepakatan tersebut, yang belum dirilis secara publik, menguraikan gencatan senjata awal dan menyerukan pencabutan segera blokade angkatan laut di Selat Hormuz.

Rekomendasi Untuk Anda

"Harus saya akui, ini melebihi ekspektasi saya. Kami sangat senang dengan kesepakatan yang telah tercapai," kata Carney di sela-sela KTT G7 di Prancis, Selasa (16/6/2026), dilansir Anadolu Agency.

"Yah, saya sudah melihat perjanjiannya. Kami punya sumber informasi, sama seperti Anda," kata Carney, ketika ditanya apakah Presiden Donald Trump menunjukkan kesepakatan itu kepadanya.

"Ini adalah jangka waktu yang wajar untuk sebuah kesepakatan, yang telah berlaku. Ini adalah penghentian permusuhan. Ini adalah gencatan senjata untuk periode 60 hari itu."

"Jadi, saya pikir ini terstruktur dengan baik dari perspektif kami. Sekali lagi, ini terstruktur dengan baik. Saya sebenarnya berpikir, ya, saya pikir ini akan mengubah segalanya," papar Carney.

Baca juga: Israel Masih Duduki Wilayah Lebanon, Hizbullah Yakin Iran Tak akan Tandatangani Kesepakatan Nuklir

Mengutip kesepakatan tersebut, Carney mengatakan Iran tidak akan mengembangkan atau memperoleh senjata nuklir.

"Itulah inti dari kesepakatan ini," katanya.

Ketika ditanya apakah Kanada berencana membantu pembukaan Selat Hormuz, Carney mengatakan negaranya akan membantu "sebisa mungkin."

"Kami bukanlah kekuatan angkatan laut regional yang besar. Kami memiliki beberapa aset yang dapat kami gunakan untuk membantu hal ini."

"Kami dapat melakukan beberapa hal terkait pemantauan, tetapi yang terpenting, kami dapat melakukan hal-hal di sisi keuangan, karena ingat ada aset yang sedang dicairkan," tambahnya.

AS-Iran Capai Kesepakatan Damai

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas