Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Techno
LIVE ●

Apple Buka Rahasia Alasan Tolak Aplikasi Masuk App Store

Selama ini, rumus yang dibutuhkan agar sebuah aplikasi bisa langsung diterima oleh Apple bagaikan misteri.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Fajar Anjungroso

TRIBUNNEWS.COM – Pengembang aplikasi (developer) untuk platform iOS pasti sering mengalami lamanya proses verifikasi untuk masuk ke Apple App Store. Memang tak gampang untuk membuat aplikasi buatan mereka memenuhi harapan Apple.

Selama ini, rumus yang dibutuhkan agar sebuah aplikasi bisa langsung diterima oleh Apple bagaikan misteri. Kini, Apple merilis daftar "dosa" para developer sehingga aplikasi yang dikirim ditolak masuk App Store. Daftar itu tersebut berisi alasan yang paling sering dipakai Apple saat menolak aplikasi yang dikirim developer.

Apa alasan yang paling banyak dipakai? Ternyata, alasan paling banyak dan paling sering dipakai Apple itu cukup sederhana, yaitu pengembang dinilai kurang cukup memberikan informasi yang dibutuhkan Apple mengenai aplikasinya.

Dikutip dari Engadget, Senin (1/9/2014), jika pengembang tidak menyediakan informasi yang cukup, atau tidak bisa memberikan demonstrasi yang valid, hasil karya mereka tak diacuhkan oleh Apple.

Alasan-alasan lain yang sering dipakai Apple saat menolak aplikasi antara lain termasuk bug dalam penulisan kode atau konten yang berbeda dengan nama aplikasinya. Satu alasan penolakan yang mungkin akan membuat pengembang kesal, mereka dianggap tidak bisa membuat tampilan aplikasi yang sesuai dengan desain standar antarmuka iOS.

Untuk lebih lengkapnya, Apple menuliskan daftar alasan mereka saat menolak aplikasi di halaman developer-nya. Halaman tersebut juga membagikan tips bagi developer untuk aplikasi mereka, seperti memastikan tidak ada broken link dan konten yang salah tempat.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas