Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Situs Ini Tampilkan Aksi Peretas dan Kawasan yang Diserang secara Real Time

Data real time tersebut menarik kita ikuti bersama karena dapat melihat detil pula menggunakan cara apa mereka melakukan peretasan

Editor: Yudie Thirzano
zoom-in Situs Ini Tampilkan Aksi Peretas dan Kawasan yang Diserang secara Real Time
map.ipviking
Situs peretas dan target di dunia yang bisa dilihat dari waktu ke waktu secara Live 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Peretas (hackers) paling banyak di dunia saat ini ternyata dari Tiongkok dan Taiwan dengan target utama adalah server yang ada di Amerika Serikat dan di Rusia. Data lengkap dan terbaru mengenai detil peretasan situs internet ini dapat dilihat oleh umum saat ini.

Peengamatan Tribunnews.com pagi ini (29/12/2014) peretas ketiga terbesar paling banyak melakukan aksinya dari Amerika Serikat, ke-4 dari Jerman, disusul, Belanda, Meksiko dan dari Jepang. Sedangkan target korban setelah Amerika Serikat dan Rusia adalah, Taiwan, Belanda, server pemerintah Amerika Serikat dengan dot Gov, Polandia, Austria, dan Turki. Susunan ini akan terus berubah dari waktu ke waktu karena perbedaan waktu pula. Pagi di Amerika, bisa menjadi malam di Asia, sehingga peringkat berubah-ubah sesuai jam operasi dan tidur manusianya.

Peretas dan korban secara live kenyataan per detik dapat kita ikuti pada URL ini (http://map.ipviking.com/) yang dibuat oleh Tommy Stiansen dari perusahaan Norse Corporation yang bermarkas di Amerika Serikat. (Baca juga : Sepak Terjang Peretas di Lantai Bursa)

Data real time tersebut menarik kita ikuti bersama karena dapat melihat detil pula menggunakan cara apa mereka melakukan peretasan. Ternyata paling banyak menggunakan telnet, ssh dan rfb dalam melakukan aksinya. Namun cara yang tidak diketahui juga banyak sekali menggunakan 22.234 port. Lokasi peretas dan IP address dari mereka pun bisa terbaca dengan jelas.

BERITA REKOMENDASI
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas