Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Apakah Manusia Baru 'Homo naledi' Adalah Moyang Kita?

Klaim penemuan jenis Homo naledi di goa Rising Star di Afrika Selatan, seperti penemuan jenis Homo floresiensis di Flores, mengundang decak kagum

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Apakah Manusia Baru 'Homo naledi' Adalah Moyang Kita?
National Geographic
Homo naledi 

Sementara itu, H heidelbergensis diperkirakan hidup 700.000-200.000 tahun lalu. Ilmuwan bahkan menduga bahwa mereka adalah "orangtua" H sapiens.

Alamy
Neanderthal

Yang kemudian layak disebut sebagai sepupu adalah Homo neanderthalensis.

Ilmuwan menduga mereka hidup sezaman dengan H sapiens. Bahkan, kita mungkin mengawininya!

Lee Berger dari University of Witwatersrand dan tim yang menemukan H naledi menyatakan, jenis itu mungkin sudah punya perilaku mengubur rekan yang mati. 

Sampai sebelum Berger mengungkapkan opininya, H neanderthalensis adalah satu-satunya manusia selain manusia modern yang punya perilaku itu.

Meski hidup sezaman, sepupu manusia modern itu lantas punah. Sebabnya misterius.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, kepunahannya mungkin karena kalah bersaing dengan kita manusia modern.

Manusia modern punya moyang, tante, paman, dan sepupu yang sudah dikenal. Kini, ada H naledi. Ke mana jenis itu harus digolongkan?

Berger mengungkapkan, prediksi usia maksimum H naledi adalah 3 juta tahun. Jika setua itu, jenis itu bisa dikatakan moyang kita.

Untuk memastikannya, sulit. Penanggalan karbon sulit dilakukan pada tulang karena akan merusak.

Sementara itu, tak ada material lain seperti batu yang bisa membantu.

Arkeolog EW Saptomo yang terlibat pada penemuan H floresiensis atau "The Hobbit" mengatakan kepada Kompas.com, Jumat (11/9/2015), kuncinya adalah DNA. Permasalahannya, analisis DNA juga punya tantangan.

Jadi, teka-teki hubungan saudara antara H sapiens dengan H naledi belum bisa dijawab.

Penelitian masih perlu dilakukan, termasuk untuk menjawab hal yang lebih mendasar, apakah H naledi memang spesies baru.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas