Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Phoenix Raven, Pasukan Khusus Angkatan Udara AS yang Minim Publikasi

Bahkan di Amerika sendiri, satuan khusus yang satu ini terbilang minim publikasi, apalagi di kalangan awam.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Phoenix Raven, Pasukan Khusus Angkatan Udara AS yang Minim Publikasi
Net

Banyaknya tugas di medan tempur tidak berarti di dalam negeri Phoenix Raven menganggur.

Pengamanan aset strategis AMC, seperti pesawat tanker juga dilakoni tim elit ini.

Latar belakang Phoenix Raven tak lepas dari peristiwa teror “9/11”.

Dalam melakoni misi-misi global khususnya Global War On Terror, keberadaan pesawat angkut militer AS rentan diserang.

Karena itulah, salah satu materi latihan yang diberikan pada personel satuan yang sering dijuluki Murder Crews adalah atbara (antiteror bajak udara).

Program pelatihan digawangi oleh United States Air Force Expeditionary Center di pangkalan udara Joint Base McGuire-Dix-Lakehurst, New Jersey, AS.

Pelatihan dilaksanakan secara intensif selama 22 hari, 12 jam per hari, yang terbagi menjadi beberapa materi yang tak jarang melibatkan satuan elite lain.

Rekomendasi Untuk Anda

Beberapa materi yang dilatihkan dalam program Phoenix Raven di antaranya cross-cultural awareness (mendeteksi ancaman secara sosial lewat pemahaman budaya lokal), legal consideration (pengamanan dengan pertimbangan spek legal setempat), hingga airfield survey(survei pangkalan udara).

Salah satu materi yang seru adalah pertempuran jarak dekat (PJD/CQB) dalam ruangan sempit di dalam kabin pesawat.

Di sinilah seninya, bagaimana memprioritaskan keselamatan nyawa manusia terutama awak atau bahkan sandera jika ada. 

Lulus dari program pelatihan ini, para personel Murder Crews mempertahankan keahlian lewat latihan rutin, baik fisik maupun latihan misi yang kerap dilakukan bersama AFSOC (Air Force Special Operations Command).

Angkatan pertama Phoenix Raven lulus 1997, dan hingga saat ini sudah meluluskan sekitar 2.000 personel.

Sumber: Angkasa
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas