Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Lawan Faktor U

5 Alasan Kita Harus Lebih Aktif Lawan Faktor ‘U’ di Tahun Baru 2021

Untuk menyambut tahun baru 2021, saatnya Anda membuat resolusi untuk tetap aktif bergerak.

BizzInsight
5 Alasan Kita Harus Lebih Aktif Lawan Faktor ‘U’ di Tahun Baru 2021
Shutterstock
Untuk menyambut tahun baru 2021, saatnya Anda membuat resolusi untuk tetap aktif bergerak. 

TRIBUNNEWS.COM - Saat memasuki usia 50 tahun, daya gerak semakin terbatas sehingga membuat Anda jadi jarang bergerak. Untuk menyambut tahun baru 2021, saatnya Anda membuat resolusi untuk tetap aktif bergerak.

Mengutip dari Help Guide, sebuah penelitian di Swedia menemukan bahwa aktivitas fisik rupanya dapat membuat seseorang panjang umur karena dapat meningkatkan kualitas hidup di usia 50an.

Adapun beberapa alasan lain mengapa kita penting untuk melakukan aktivitas fisik, khususnya saat sudah menginjak usia 50 tahun.

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Faktor ‘U’ atau Faktor Usia membuat sistem kekebalan tubuh cenderung melemah sehingga membuat seseorang rentan terserang berbagai jenis penyakit yang disebabkan oleh virus, parasit ataupun bakteri.

Dilansir dari situs health.com, olahraga telah terbukti dapat meningkatkan daya tahan tubuh atau imunitas. Pasalnya, olahraga memungkinkan sel-sel kekebalan tubuh bekerja secara efektif dan meningkatkan aliran darah, mengurangi stres dan peradangan, dan dapat memperkuat antibodi.

Mengurangi risiko osteoporosis

Seiring bertambahnya usia, kepadatan tulang akan ikut menurun sehingga risiko penyakit degeneratif seperti osteoporosis meningkat. Namun, dengan rutin melakukan aktivitas fisik, Anda bisa mengurangi risiko osteoporosis.

Olahraga dapat menjaga kepadatan tulang, meningkatkan kekuatan otot, dan menurunkan risiko jatuh yang bisa menyebabkan patah tulang.

Untuk hasil maksimal para ahli menyarankan bahwa rutinitas kebugaran yang dilakukan sebaiknya mengombinasikan tiga elemen gerakan, yaitu aktivitas aerobik, latihan kekuatan, dan peregangan.

Medical Marketing Manager KALBE Nutritionals, dr. Adeline menyebutkan gerakan low impact lebih disarankan untuk dilakukan lansia, mengingat pada umumnya fungsi-fungsi dari anggota gerak lansia sudah mengalami penurunan.

“Pilihlah aktivitas fisik yang dapat memberikan dampak positif, bukan malah membahayakan sendi maupun tulang, juga perlu disesuaikan dengan kemampuan fisik dari masing masing orang. Seperti senam, berenang, jogging, bersepeda ringan ataupun yoga,” papar dr. Adeline.

Memelihara kesehatan mental

Selain menjaga fungsi organ, dr. Adeline menjelaskan bahwa aktivitas fisik juga bermanfaat untuk memelihara kesehatan mental dan mengurangi stres yang berkaitan dengan imunitas.

Para ahli pun meyakini bahwa melakukan olahraga atau aktif bergerak dapat berdampak langsung terhadap hormon serotonin, yaitu hormon yang berkaitan dengan suasana hati.

ibu ibu ceria

“Biasanya sudah mulai terjadi keterbatasan aktivitas yang dapat dilakukan oleh lansia sehingga kerap membuat lansia merasa bosan, bahkan cenderung merasa tidak berguna. Oleh karena itu, manfaat aktivitas fisik lansia tidak hanya terbatas pada kesehatan fisik namun juga psikisnya,” jelas dr. Adeline.

Membuat tidur lebih nyenyak

Sulit tidur dan mudah terbangun menjadi masalah kesehatan yang kerap dialami seseorang ketika memasuki usia lanjut. Rasa cemas yang menghantui akhirnya membuat tidur menjadi kurang nyenyak dan tidak berkualitas.

Untuk itu, rutinlah melakukan aktivitas fisik setiap hari. Mengutip dari Australian Seniors, dengan melakukan aktivitas fisik berintensitas sedang hingga berat selama 150 menit per minggu, dapat membuat kualitas tidur Anda meningkat sebanyak 65 persen.

Melancarkan peredaran darah

Semakin bertambahnya usia, semakin kita tidak boleh menyepelekan sistem peredaran darah di dalam tubuh. Salah satu penyebab kurang lancarnya peredaran darah adalah penyumbatan arteri atau biasa disebut peripheral artery disease (PAD).  

Jika tidak ditangani segera, penyumbatan ini akan menyebabkan serangan jantung hingga stroke. Salah satu solusi yang bisa Anda lakukan adalah berolahraga. Olahraga secara rutin dapat meningkatkan kemampuan pembuluh darah untuk melebar dan bekerja dengan lebih efektif.

Selain melakukan aktivitas fisik secara rutin dan terjadwal, Anda juga perlu memenuhi kebutuhan energi dan nutrisi. Pilihlah asupan yang kaya gizi seperti sayuran hijau, buah kaya antioksidan, biji-bijian utuh serta susu tinggi kalsium.

entrasol gold active terbaru desember 2020

Konsumsi Entrasol Gold, susu tinggi kalsium dengan ekstrak buah zaitun, yang dapat membantu mempertahankan kepadatan tulang dan gigi serta membantu memperlambat terjadinya pengeroposan tulang.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa merasakan manfaat zaitun dalam susu ini, karena Entrasol Gold mengandung Pro-Fit formula (Power Bone dan ekstrak zaitun), sehingga mampu kesehatan jantung dan mencegah peradangan. Minum Entrasol Gold 2 gelas sehari untuk rasakan manfaat zaitun dan kalsium dalam susu.

Tersedia dalam varian rasa Coklat, Plain dan Vanilla, Entrasol Gold nikmat dikonsumsi dan menjadi pelengkap energi untuk Anda dapat melakukan berbagai aktivitas fisik harian.

Yuk, sambut tahun baru 2021 dengan lebih aktif bergerak dan lengkapi kebutuhan nutrisi Anda!

Penulis: Nurfina Fitri Melina/Editor: Dana Delani

Ikuti kami di
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas